Adipati Bacakan Sambutan Presiden

0
165

 

Waykanan, fajar-news.com– Hari Bela Negara dicanangan untuk menghormati dan mengajak semua warga negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggungjawabnya. Bela Negara tidak hanya bisa dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi.

“Bela Negara tidak hanya dilakukan aparatur negara saja, tetapi juga harus dilakukan secara bersama-sama oleh segenap elemen bangsa dan negara,” ujar, Bupati Waykanan H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M saat membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo pada Upacara Peringatan Hari Bela Negara di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan, Rabu (19/12/2018).

Bupati kelahiran Bumi Ratu itu juga menyampaikan bahwa Bela Negara merupakan wadah peran dan kontribusi segenap komponen masyarakat untuk memberikan sumbangsih kepada Negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawab seluruh warga dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

“Sebagai Negara besar dengan penduduk terbanyak keempat di dunia, kita patut bersyukur karena Negara kita tetap rukun, damai dan bersatu. Dan sebagai Negara muslim terbesar didunia, Indonesia telah menunjukkan keteladanannya dalam menjalankan demokrasi dan mencapai banyak kemajuan yang membanggakan. Juga tidak lupa disyukuri bahwa Negara kita tetap berpegang teguh pada ideology Pancasila yang menjunjung tinggi agama sesuai dengan sila pertama dimana Saya meyakini bahwa capaian besar bisa kira raih karena banyaknya warga Negara Indonesia yang cinta Negara dan cinta bangsa melampaui tugasnya,” ujar Bupati Raden Adipati.

Teknologi transportasi dan teknologi komunikasi memang mempermudah kehidupan manusia, lanjut Bupati muda Alumni Kehormatan IPDN Djatinangor Jawa Barat itu, juga mempermudah masuknya pengaruh budaya dan ideologi yang belum tentu sesuai dengan apa yang kita miliki.

“Saya yakin banyak aparat TNI dan Polri, juga para aktivis dan para birokrat yang bekerja di daerah-daerah di pelosok nusantara yang bekerja melampaui tugas yang diberikan. Banyak diantara mereka yang mengajar walaupun mereka bukan guru, yang mengajak masyarakat untuk hidup sehat walaupun mereka bukan pegawai kesehatan. Banyak mereka yang mendampingi masyarakat untuk berwirausaha tanpa berniat mengambil manfaat dari masyarakat. Inilah sebuah bentuk dari bela negara yang patut kita apresiasi,” lanjut Bupati yang akrab disapa Adipati itu.

“Selain itu, saya juga menyaksikan banyak generasi muda yang menebarkan berita-berita baik dan menyejukkan di media sosial ditengah ujaran kebencian dan kebohongan yang menyebar dimana-mana, lanjut Bupati Adipati yang sebelumnya melakukan peninjauan terhadap pembangunan Kantor Bupati yang didampingi oleh Wakil Bupati DR. H. Edward Antony, M.M dan Sekretaris Daerah Kabupaten Saipul, S.Sos.,M.I.P itu,” tukasnya.

“Melalui momentum Hari Bela Negara ini saya mengajak semua elemen bangsa untuk mewujudkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dan persatuan kesatuan kita dengan Aksi Nasional Bela Negara di berbagai bidang. Tugas bela negara tentulah bukan tugas yang ringan seiring dengan makin kompleksnya tantangan yang dihadapi. Namun saya yakin melalui sinergi antar segenap elemen Bangsa Indonesia, yang sipil, yang militer, yang menjalankan usaha, yang belajar dan mengajar, yang mewartakan berita, hingga yang menjadi teladan masyarakat, kita semua mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, mandiri, adil, dan makmur, serta berkepribadian dalam kebudayaan”, tutup Bupati Adipati pada upacara yang juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Stah Ahli Bupati, para Asisten, kepala dan unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, Bagian Sekretariat Daerah, Instansi Vertikal, Camat se-Kabupaten Way Kanan.

Diketahui pada Upacara tersebut juga dibacakan Ikrar Bela Negara yaitu Kami Warga Negara Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa dalam rangka menjaga kedaulatan Negara, keutuhan wilayah dan keselamatan Bangsa demi kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia, berjalan untuk selalu bersikap dan berperilaku mencaintai tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi Negara, rela berkorban bagi Bangsa dan Negara serta memiliki kemampuan awal bela Negara.

Penulis : Jim