Badan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Lamsel Kejar Target

0
408
foto; ilustrasi

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk realisasi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sampai batas waktu per 31 Desember 2018 nanti, paling tidak dapat menyentuh angka 88 persen dari realisasi target di tahun 2018 sebesar Rp 111 milyar,” ujar Kepala Badan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Lamsel Badruzzaman M.si, Jum’at (30/11).

 

Lamsel fajar-news.com-– Badan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), genjot pajak Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga ahir bulan Desember 2018 capai 88% dari target sebesar Rp 111 milyar. Meskipun, salah satu item pajak yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi kendala dalam capaian taerget tersebut.

Hal ini karena keterlambatan didalam penyampaian kepada masyarakat mengenai Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPPT), namun semua itu masih ada waktu sampai akhir tahun ini.

“Dari 10 item seperti pajak Hotel dan Restoran, Reklame, Bphtb, PJU dan lain lain, Pajak Bumi dan Bangunan yang masih banyak menemui kendala di dalam pemungutannya,” jelas Kepala Badan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Lamsel Badruzzaman M.si., Jum’at (30/11) melalui, sambungan telpon seluler pribadinya.

Dirinya mengatakan, sampai akhir di bulan November ini, PAD yang telah masuk kedalam KAS daerah Kabupaten Lamsel sebesar Rp 83 milyar lebih, yang berarti kalau di hitung presentase telah mencapai 73 persen.

“Peran aktif kami untuk terus meningkatkan pemasukan daerah, telah beberapa kali melayangkan surat dan mendatangi langsung ke wajib pajak yang masih menunggak di dalam pembayarannya,” ujarnya.

Penulis : Dra.