Bandar Lampung Zona Merah Menjadi Perhatian DPRD Lampung

0
9

Bandarlampung, fajar-nrws.com – Status zona merah di kota Bandar Lampung, menjadi perhatian DPRD Lampung.

Mereka meminta Walikota
Bandarlampung Herman HN segera berkoordinasi dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi demi menyelamatkan warganya. Jangan sampai tagline “Besama Lawan Covid-19” cuma jadi slogan semata.

Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKB, Noverisman Subing meminta kepada keduanya jangan jalan sendiri menangani pandemi Covid-19. Terlebih, Bandarlampung sudah masuk zona merah.

“Jangan jalan sendiri. Koordinasi Pak Walikota Herman HN dan Gubernur Arinal Djunaidi perlu dilakukan, lepaskan ego masing-masing,” ujarnya, Rabu (29/4/2020).

Mantan Wakil Bupati Lampung Timur ini melihat koordinasi Gubernur dengan para kepala daerah mengenai penanggulangan Covid 19 masih lemah. “Mereka seperti jalan masing-masing. Padahal ini perlu penanganan serius,” lanjutnya.

Sedangkan anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKS, Johan Sulaiman mengingatkan kepada kepala daerah di Lampung terkait slogan “Bersama Melawan Covid-19” yang harus diwujudkan di lapangan.

“Jangan cuma slogan cuman jadi slogan yang ditulis billboard atau spanduk dong. Ini harus ada langkah konkret. Pemprov dan pemda harus saling koordinasi,” tegas Ketua Badan Kehormatan DPRD Lampung ini.

Sekretaris MPW PKS Lampung ini juga meminta Walikota Bandarlampung Herman HN untuk lebih serius dalam penanganan Covid-19.

“Kalau memang memungkinkan melakukan PSBB, secepatnya agar berkoordinasi dengan Gubernur Lampung sebagai ketua gugus tugas penanganan covid-19 di Lampung,” lanjutnya.

Johan Sulaiman menilai, lemahnya koordinasi Gubernur dengan kepala daerah lain.

“Saatnya secara bersama sama bekerjasama demi keterangan masyarakat yang kini sesungguhnya resah,” tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Golkar, Ismet Roni mengatakan pemda belum siap, jika kemudian statusnya kerawanan kesehatan masuk zona merah.  Apa yang dilakukan, karena imbasnya adalah ekonomi warga.

“Menurutnya  perlu disiapkan jaring pengaman sosial, Karena ketika larangan tidak boleh keluar rumah mereka harus makan,” pungkas Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung. (Str)

Komentar Pembaca