Bantuan Beras 5 Kg Mulai tersalurkan ke Desa-Desa

0
8

Pesawaran, fajar-news.com – Bantuan beras sebanyak 5 kg dari pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu dan terdampak Covid-19 mulai tersalurkan ke desa-desa

Bantuan tersebut diberikan secara bertahap, melalui pemerintahan desa yang warganya tercatat memiliki kasus Covid-19.

Seperti Desa Taman Sari Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran misalnya, desa ini mendapatkan bantuan beras 5.Kg sebanyak 279 kepala keluarga

“Alhamdulilah untuk Desa Taman Sari, menerima bantuan beras dari Pemkab Pesawaran sebanyak 278 KK. Saya ucapkan terima kasih kepada pihak Pemda Pesawaran yang telah mambantu . Semoga dengan bantuan pemerintah daerah ini dapat meringankan warga Taman Sari yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Kepala Desa Taman Sari, Pabian Jaya di kantor desa setempat, Selasa (28/4/2020) kemarin.

Selain bantuan beras, kata Pabian, warga Taman Sari juga dalam waktu dekat ini akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT).

“Selain mendapatkan bantuan beras 5 kg per KK dari Pemkab Pesawaran, warga juga mendapatkan BLT sebesar Rp 600 ribu per KK per tiga bulan,” ungkapnya.

Dijelaskan Pabian, bawasanya dana BLT tersebut bersumber dari anggaran dana desa (DD) dan Desa Taman Sari juga sudah ia intruksikan melalui Rt dan Rw agar mendata warganya yang akan menerima bantuan langsung tunai.

“Berdasarkan pendataan melalui Rt dan Rw, sebanyak 163 KK warga Desa Taman Sari yang mendapatkan BLT,” ucapnya.

Sedangkan untuk kreteria penerima BLT, kata Pabian, warga yang kurang mampu alias miskin dan warga yang setengah miskin.

“Selain itu warga yang terdaftar penerima BLT adalah warga yang belum sama sekali mendapatkan bantuan program Pemerintahan seperti bantuan PKH,” tandasnya.

Senada juga, Sutini (43) salah satu warga Rt.02 Desa Taman Sari, merasa senang mendapatkan bantuan beras dari Pemkab tersebut.

Menurutnya kehadiran beras 5 kg itu dinilai sangat membantu ditengah ekonomi keluarga nya yang memang tergolong kurang mampu

“Maklumlah mas, saya cuma buruh serabutan dengan upah perhari Rp.25 ribu, kalau dibeli kan beras hanya mendapatkan 1 kg dan sisanya untuk bumbu dapur, Ini saya mendapatkan 5 kg saya sangat senang, terima kasih pak kades dan pak bupati,” papar ibu 2 anak ini. (Rl)

Komentar Pembaca