Bawaslu Ajak FKW-KP Untuk Pengawasan Pemilu

0
81

 

Pesawaran, fajar-news.com– Badan Pengawasan Pemilu(Bawaslu) Kabupaten Pesawaran melakukan kegiatan kerjasama antar lembaga untuk pengawasan penyelenggaraan tahapan pemilihan DPD, DPR, dan DPRD serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Seperti yang dilakukan hari ini di sekretarian Lembaga Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKW-KP), Bawaslu yang terdiri dari Riswanto selaku Devisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Lembaga, Ali Nurdin selaku Devisi Sumber daya manusia dan Organisasi serta Mutholip selaku Devisi Penindakan Pelanggaran, duduk bersama selaku wadah media, guna membahas agar bisa bersama-sama melakukan pengawasan pada pemilu April 2019 mendatang.

“Kedatangan kami pihak Bawaslu ke FKW-KP ini selain untuk silaturahmi, juga agar ada kesepahaman bersama tentang bagai mana nantinya bisa bersama-sama melakukan pengawasan pada pemilu April mendatang,”kata Riswanto, Jumat, (28/12/2018).

Dikatakannya juga, bahwa untuk pemilu yang akan dilaksanakan pada bulan April 2019 mendatang merupakan sejarah baru. lantaran bersamaan dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

“Pemilu kali ini merupakan sejarah baru di Indonesia lantaran pemilihan legislatifnya berbarengan dengan pilpres, maka kita butuh sekali bantuan rekan-rekan media dalam hal pengawasan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bawaslu juga menghimbau kepada para caleg bahwa untuk saat ini belum diperbolehkan untuk melakukan pemasangan iklan yang bersifat akumulatif baik itu di media cetak, TV maupun online sebelum tanggal 21 Maret 2019.

“Kalau untuk caleg saat ini belum boleh memasang iklan sebelum tanggal 21 Maret 2019. Terkecuali bentuk iklan yang tidak tergolong akumulatif seperti hanya menampilkan logo calegnya saja tidak mengandung unsur ajakan,” imbaunya.

Pihaknya juga mengharapkan kerjasama kepada para media yang ada untuk saling berbagi informasi terkait pelanggaran pemilu ini.

“Kalau ada informasi tolong bantu kami, karena hingga saat ini surat pemberitahuan dari pihak kepolisian masih jarang sekali. Kita minta bantuan kalau ada informasi caleg yang melakukan pelanggaran/kampaye tidak disertai surat pemberitahuan STTP kita bisa bubarkan,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKW-KP Feri Darmawan, sangat menyambut baik dengan kedatangan pihak Bawaslu guna merangkul para awak media yang ada untuk bekerjasama melakukan pengawasan pada pemilu ini.

“Pada dasarnya kita sebagai media ini tanpa dirangkul dengan Bawaslu saja kita tetap melakukan pengawasan apalagi kita dirangkul. kita sangat mengapresiasi sekali atas apa yang dilakukan pihak Bawaslu ini,”pungkasnya.(Dedi).