Camat Seragi Angkat Bicara Soalan Pungutan Dana Rp 300-500 Ribu

0
40

Seragi, fajar-news.com– Camat Seragi Bibit tidak setuju dengan adanya pungutan yang dilakukan SMPN2 Seragi Lampung Selatan (Lamsel). Apabila hal tersebut dialarang oleh Dinas Pendidikan Lamsel, Jum’at (18/10).

“Kalau masalah iuran saya menolak karena itu tidak dibolehkan oleh Disdik Lamsel,” ujarnya.

Namun saat di singgung mengenai pungutan dana sebesar Rp300-500 ribu tersebut yang bakalan dibelikan komputer. Dan komputer tersebut untuk pelaksanaan ujian bagi siswa-siswi SMPN2 Seragi.

“Sebenernya setuju kalo ujian dilakukan di sekolahan tersebut. Dan murid tidak harus ujian kesekolah lain. Kalau ujian itu di sekolah lain dapat menyebabkan kosentrasi murid berkurang,” terangnya.

Pihaknya juga mengatakan ujian nasional sekarang harus berbasis komputer tetapi dari pemerintah tidak ada bantuan untuk memenuhi fasilitas tersebut.

“Kami juga sudah menemui kepala sekolah dan sudah menghimbau kalau itu beneran salah saya suruh pulangkan dana yang sudah terkumpul dan jangan ada yang tersisa,” ujarnya.

Selain itu pihaknya mengatakan kalau dari dinas pendidikan menetapkan ujian harus berbasis komputer harus melihat dulu pihak sekolah memenuhi syarat tersebut apa enggak supaya tidak terjadi seperti ini.

Penulis : Ari
Editor : gus