Chusnunia Canangkan Aksi Peduli Sampah

0
37

Bandar Lampung, fajar-news.com – Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, menghadiri Pencanangan Serentak Aksi Peduli Sampah di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, bertempat di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Jl. Basuki Rahmat No.10 Bandar Lampung, Selasa (09/03). Kegiatan ini diikuti oleh Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung (Virtual), Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas ESDM, Kasatpol PP Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup se-Provinsi Lampung (Virtual), GM PT Bukit Asam, dan Ketua Forum CSR Lampung. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Syahrudin Putera, dalam sambutannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah dalam pengelolaan sampah menjadi bahan baku ekonomi, memperkuat partisipasi publik dalam pengelolaan sampah agar bernilai ekonomis dan lebih produktif. Syahrudin juga menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung bersama Forum CSR Lampung melaunching Kafe/Dapur Different But Able. Kafe ini diproduksi oleh anak-anak berkebutuhan khusus yang dibina oleh beberapa chef dari Bukit Randu dan Swiss Bell. Syahrudin mengatakan semua alat saji yang digunakan di Kafe tersebut sangat ramah lingkungan. Pertambahan penduduk di suatu daerah, berbanding lurus dengan bertambahnya volume sampah sehingga di harapkan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat memperhatikan dan meningkatkan sarana prasarana pengelolaan sampah ini bisa maksimal. Ditargetkan di tahun 2025 ini, pengelolaan sampah dapat dilakukan sampai dengan 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen dapat terwujud. Layanan pengelolaan sampah perlu terus ditingkatkan seperti pengadaan transport, rumah kompos dan sebagainya. “Provinsi Lampung sampai hari ini masih menjadi transit pengiriman bahan baku sampah plastik dan kertas ke wilayah tangerang dan sekitarnya,” ujar Chusnunia. Rencananya Provinsi Lampung akan dibangun Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Regional yang direncanakan akan dibangun di daerah Kotabaru, Lampung Selatan. TPA ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penanganan sampah untuk 7 Kabupaten/Kota yaitu Kota Bandar Lampung, Metro, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Lampung Timur. TPA Regional tersebut nantinya akan beroperasi, terintegrasi dengan instalasi pengelolaan sampah menjadi energi listrik dan instalasi pengolahan limbah B3 di lokasi yang sama. Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) akan mampu mereduksi timbunan sampah sebanyak 1000 ton per hari untuk digunakan sebagai bahan baku 2 unit pembangkit listrik yang dapat menghasilkan daya listrik 14 MW. Instalasi pengolahan limbah B3 diharapkan menjadi Pusat Pemusnahan limbah B3 wilayah Sumatera dan juga sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah yang baru. Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini, Chusnunia mengajak agar semua elemen masyarakat bisa bergerak bersama dengan konsisten terutama dengan mengurangi sampah plastik. “Saya semenjak 2019 dengan arahan Bapak Gubernur Arinal Djunaidi terus menyuarakan agar kita ikut berpartisipasi, meskipun kita tidak bisa menghindarinya 100 persen setidaknya kita sudah berperan serta meminimalisir derasnya sampah plastik,” kata Chusnunia. Chusnunia juga mengingatkan, di masa pandemi Covid saat ini manajemen pengelolaan sampah APD seperti masker dan sebagainya agar juga menjadi perhatian bersama. Kegiatan Pencanangan Serentak Aksi Peduli Sampah di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung diakhiri dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Lampung. Wakil Gubernur Lampung juga menyerahkan Piagam Penghargaan Kalpataru kategori Penyelamat Lingkungan kepada 2 orang, Piagam Penghargaan Adiwiyata Provinsi Lampung Tahun 2020 Kepada 9 Sekolah, dan Bantuan berupa bor biopori, pupuk cair, alat cuci tangan, tabungan, mesin cacah sampah, dan sembako. (Str)