Dendi Kembali Bentuk TPID

0
110

Pesawaran, fajar-news.com– Dalam rangka turut memelihara stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong stabilitas sistem keuangan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pesawaran yang berkesinambungan, maka perlu ditetapkan sasaran inflasi sebagai dasar dari Bank Indonesia dalam menetapkan Kebijakan Moneter.

Namun, berbagai permasalahan struktural yang masih terjadi seperti konektivitas yang rendah, kesenjangan informasi harga dan produksi pangan menyebabkan pergerakan inflasi sangat rentan berfluktuasi. Oleh karena itu, Kabupaten Peswaran pada tahun 2018 ini kembali membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang berdasarkan pada Surat Keputusan Bupati Pesawaran Nomor : 47/I.06/HK/2018 Tanggal 12 Januari 2018 tentang Pembentukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Pesawaran. Keberadaan TPID menjadi penting dan efektif karena daerah menyumbang 60 persen dari faktor inflasi nasional.

“Terjaganya Inflasi daerah pada tingkat yang rendah dan stabil pada gilirannya akan meningkatkan daya saing dan dapat lebih menjamin kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu dalam mengendalikan pergerakan inflasi perlu adanya sinergi antara kebijakan pemerintah pusat dan kebijakan pemerintah daerah dalam menekan lonjakan harga pangan,” ujar Bupati pesawaran H. Dendi Ramadhona K.S.T, saat membuka Sosialisasi dan Koordinasi Tim Pengendalian Inflansi Darah (TPID) Kabupaten Pesawaran Tahun 2018, Rabu (19/12).

Dendi menerangkan, sebagai salah satu wujud nyata langkah penguatan koordinasi lintas kelembagaan untuk mendukung stabilitas harga dan peningkatan kapasitas perekonomian, maka diharapkan dengan adanya pelaksanaan sosialisasi dan rapat koordinasi TPID diharapkan dapat terselenggaranya pemantauan dan pengelolaan inflasi daerah yang lebih efektif, dengan difungsikannya kerja koordinasi TPID di Kabupaten Pesawaran.

“Kepada para peserta Rakor TPID agar dapat memanfaatkan kesempatan dan waktu yang tersedia untuk menjalin kerjasama yang lebih baik, berbagi ilmu dan pengalaman agar dapat menjaga stabilitas inflasi yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran,” terangnya.

Ia juga berterima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang baik kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, BULOG Drive Provinsi Lampung dan pihak-pihak terkait lainnya dalam menjaga inflasi di Kabupaten Pesawaran tetap rendah dan stabil.

Penulis : Rully/Humas