Digugat Warga Desa Bumi Restu, Zainudin: Mimpi Ni Orang

0
88

 

 

LAMSEL,FAJAR NEWS- Zainudin beranggapan apa yang dilakukan oleh Mispan dan kuasa hukumnya Eko Heri
Harsono, SH adalah sesuatu yang salah. Sebab menurut Zainudin ada kejanggalan
dalam gugatan yang dilakukan oleh Mispan lantaran tanah tersebut sudah lama
didirikan menjadi bangunan sekolah dasar akan tetapi kenapa baru saat ini pihak
Mispan melakukan gugatan.

“Logika berfikirnya begini, 36 tahun yang lalu masih jaman orde baru tanah itu gak
ada apa-apanya, salah satu syarat untuk membangun itu harus ada tanah yang
disiapkan oleh warga masyarakat. Jadi salah alamat jika menggugat Pemkab, harusnya
yang digugat itu adalah kades setempat, dari mana asalnya tanah itu, kalo sudah
jadi dan meluluskan berapa banyak siswa masa ujug-ujug tanahnya gak bener kan aneh
bin ajaib.” Kata Zainudin, (31/07/17).

Ia juga mengatakan, sipenggugat seharusnya menggunakan hati nurani sebelum
melakukan gugatan, sebab saat ini tidak ada dasar untuk ganti rugi lahan sekolah
tersebut

“Orang yg bersekolah disana mau dipindahkan kemana?, gak ada dasar ujug-ujug
ganti, saya menghimbau gunakan akal sehat dan hati nurani, mestinya kuasa hukumnya
juga lihat-lihat lah kalo membantu, kalo sifatnya pribadi mongo silahkan, ini umat
lo , nanti bisa didemo masyarakat sana.” Ungkap adik kandung Zulkifli Hasan itu.

Menurut Zainudin, seharusnya si penggugat mengajak pihak-pihak terkait untuk duduk
bersama dan mencari solusi masalah tersbut bukan dengan cara menggugat, ia juga
beranggapan si penggugat adalah orang yang “sakit” alias tidak bisa berfikir
jernih.

“Kan orang sakit itu, ngimpi ini orang, bangun disiang hari, mestinya coba duduk
yang baik , apa masalahnya, kalo mau jujur hampir seluruh aset pemda ini belum
bersurat, silahkan kita cek, tapi jangan dijadikan dasar kebobrokan, aset kita ini
lalu digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, mustinya harus diberikan
masukan.” Tukasnya.(*)

 

sumber: www.kaliandanews.com