Dinas PUPR Tanggamus Akan Survey Jembatan Penghubung Pekon

0
106
Kasat Lantas AKP Dade Suhaeri, S.Kom saat meninjau jalan raya menuju Kecamatan Limau Tanggamus, Sabtu (13/10) siang.(foto ; Polres Tanggamus)

Fajar Selatan, Tanggamus – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanggamus mengaku akan survey terlebih dahulu kondisi jembatan penghubung antara
Dusun Way Kandis, Pekon Kampung Baru dengan Dusun Sukabaru Pekon Tanjungjati, Kecamatan Kotaagung Timur.

Kepala Dinas PUPR, Riswanda Djunaidi mengatakan sebelum jembatan tersebut akan dibangun, lebih dulu akan disurvey hal ini untuk melihat skala prioritas serta klasifikasinya apakah jembatan tersebut merupakan akses ke kebun masyarakat, pekon maupun akses penghubung kecamatan. Dan jika memang dilihat kondisinya sangat layak dibangun maka tentu akan diupayakan.

foto; Arsip Polres Tanggamus

“Untuk hal-hal yang mendesak dan jika tidak dilakukan penanganan maka akan menghambat akses masyarakat misalnya penghubung kecamatan secepatnya akan kita lakukan penanganan seperti jembatan di Kubu Langka,” kata Riswanda belum lama ini.

Selain akses penghubung kecamatan, katanya, akses yang memang berdampak luas khususnya yang memang sering dilalui oleh masyarakat dan merupakan tempat yang ramai dikunjungi, sehingga jika tidak dilakukan akan berakibat tidak lancarnya transportasi ditempat tersebut juga akan dilakukan perbaikan.

“Karena ada juga jembatan yang dibangun bukan penghubung kecamatan. Tetapi disana merupakan akses wisata, sehingga perlu perbaikan seperti di Kecamatan Kelumbayan, wilayah Bandung Baru, juga kita perbaiki, artinya apa semua jembatan yang perlu perbaikan kita lakukan survey terlebih dahulu, kita prioritaskan yang memang mendesak,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan penghubung antara Dusun Way Kandis, Pekon Kampung Baru dengan Dusun Suka Baru Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Kotaagung Timur rusak parah, jembatan sepanjang enam meter tersebut, sudah rusak cukup lama, dan hingga kini belum ada perbaikan.

Kepala Pekon Kampung Baru Amirzah mengatakan jika jembatan tersebut dulunya pernah akan dibangun oleh pekon, akan tetapi Pemkab Tanggamus melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang akan membangunnya, sehingganya pekon membiarkan jembatan tersebut, dengan alasan bahwa jalan tersebut jalan lingkar, namun pada kenyataannya hingga sampai saat ini juga belum diperbaiki.

“Kalau rencananya PU, yang akan membangun jembatan tersebut, namun hingga sampai saat ini belum juga, ini merupakan akses penghubung antara Pekon Kampung Baru dengan Tanjung Jati, dan jembatan tersebut senantiasa dilalui oleh masyarakat baik yang mengangkut hasil bumi maupun anak-anak yang akan bersekolah,” pungkasnya. (dik)