Discapil Harus Sosialisasi Perda Kependudukan

0
121
Wakil Bupati Kabupaten Waykanan Edward Antony (foto; Diskominfo Waykanan)

Waykanan, fajar-news.com– Wakil Bupati Kabupaten Waykanan Edward Antony, berharap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipi (Discapil) kabupaten setempat melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda). Sebab, hal tersebut sangat penting, gunanya untuk melindungi dan pengakuan status penduduk di kabupten setempat.

“Melalui upaya ini diharapkan semakin memperkuat kita dalam memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan mampu menjawab masalah administrasi kependudukan dalam menyediakan informasi yang benar dan akurat,” ujar Wakil Bupati Edward Antony, Kamis (18/10).

Sosialisasi ini tidak saja bermakna untuk menertibkan penduduk secara administrasi, lanjut Wakil Bupati yang pernah menjabat Asisten III Sekretariat Way Kanan itu, tetapi banyak haraoan yang ingin dicapai untuk mewujudkan pemenuhan atas hak dan kewajiban masyarakat. Dimana administrasi Kependudukan adalah rangkaian kegiatan penataan, penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi penduduk serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain.

“Saya juga berharap kepada Penyaji Materi agar memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta sosialisasi untuk bertanya, dan bagi peserta sosialisasi agar mengikuti acara ini dengan serius, seksama dan sebaik-baiknya, sehingga benar-benar memahami tentang Peraturan Daerah Kabupaten (Perda) Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan, dan menginformasikannya kepada jajarannya dan menerapkannya dalam pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat,” tutup Wakil Bupati ayah empat anak itu.

Selanjutnya, ditempat yang sama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil), Drs. Alamsyah Ibrahim dalam laporannya mengatakan bahwa Dinas Kependudukan da Pencatatan Sipil guna pencapaian target kepemilikan dokumen kependudukan khususnya masyarakat Way Kanan, maka dilakukan pelayanan keliling yaitu bertempat di kampung-kampung, SMA/SMK/MA, pasar-pasar, di Dinas Dukcapil dan kantor-kantor camat pada hari Sabtu dan Minggu, serta kerumah-rumah masyarakat lansia yang membutuhkan dokumen se-Kabupaten Way Kanan.

Dengan jumlah peserta 200 orang terdiri dari unsur kecamatan, perangkat kampung, sekretaris desa, bidan desa, dan tokoh agama dari 14 Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan.

Diketahui, dari jumlah Penduduk 447,546 dan jumlah Kepala Keluarga 139,198 jumlah penduduk yang wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk yaitu 341,570. Dari jumlah tersebut, penduduk wajib KTP yang sudah terekam yaitu 336,384 atau 98,48% dan penduduk wajib KTP yang belum terekam yaitu 5,186 atau 1,52%.

Untuk Penduduk yang sudah terekam dan sudah cetak KTP bejumlah 332,716 atau 97,41%, penduduk yang sudah terekam dan belum cetak berjumlah 3,668 dengan kategori PRR sebanyak 1,361 dan duplicate record sebanyak 2,307.

Untuk jumlah wajib akta usia 0 sampai 18 tahun sebanyak 154,072, kepemilikan akta usia 0 sampai 18 tahun sebanyak 152,035 atau 98,68%. Sementara untuk Kartu Identitas Anak (KIA) jumlah wajib KIA usia 0 sampai 17 tahun sebanyak 135,976 dan kepemilikan KIA sebanyak 29,197 atau 21,47%.

Usai membuka Sosialisasi Peraturan Daerah tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan, Wakil Bupati Edward Antony memimpin Rapat Focus Group Discution Monev Pelaksanaan Prona PTSL Kabupaten Way Kanan Tahun 2018 di Rumah Dinas Wakil Bupati setempat.

Editor : Rayendra
Sumber : Diskominfo Waykanan