Bahas KUA-PPAS APBD 2019 di Rumdin DPRD

0
122

Lamsel, fajar-news.com – Gelar Coffee Morning Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) silaturahmi bersama Jurnalis di rumah dinas Ketua DPRD Di jl.Trans Sumatera depan perumnas Hartono Kalianda, Kamis (25/10).

“Ayo minum diminum dulu, santai saja kita udah lama gak ngopi bareng,” ujar Ketua Dewan, Hendry Rosyadi yang duduk berdampingan dengan Wakil Ketua, SP. Hutagalung dan Anggota dewan, Ismet Jayanegara serta Andi Aprianto.

Dalam bincang ringan tersebut, Hendry menjelaskan bahwa hari ini di aula Rumdin Ketua DPRD akan diadakan pembahasan (KUA-PPAS) APBD 2019 bersama tim anggaran Pemkab Lamsel.

“Nanti kalau rekan pers mau meliput pembahasan KUA-PPAS saya persilahkan,” ujar Hendry kepada awak media yang hadir.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah wartawan menyinggung berita persidangan kasus fee proyek yang melibatkan Bupati Lamsel non aktif, Zainudin Hasan di pengadilan Negeri Tanjung Karang, Rabu (24/10) yang menyebut nama Ketua DPRD dan Anggota, menerima uang sebesar 2.5 Milyar rupiah.

Mendapat pertanyaan tersebut, Hendry dan anggota DPRD yang mendampinginya hanya tersenyum santai dengan memberi jawaban singkat.

Menurutnya, apa terucap dalam persidangan, itu hal yang wajar dan memang hak setiap warga negara. Hendry mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.

”Kita hormati proses hukum yg berjalan, saya yakin KPK berkerja secara profesional, Kita sangat menghargai proses hukum ini,” jelas Hendry.

Ia hanya berharap tidak ada simpang siur pemberitaan tentang hal tersebut.
“Kita tidak mau terjadi simpang siur pemberitaan, itu yang ingin kita sampaikan.
Kita hormat proses hukum, kita elegan, kita negera hukum, apakah ini pernyataan yang disampaikan oleh saksi dalam persidangan itu bisa dibuktikan, atau hanya celetohan dan pembelaan diri,” terangnya.

Hendry menginginkan apa yang terjadi tidak mempengarungi kondusifitas di masyarakat.

“Saya mengharapkan masyarakat tetap kondusif, kita tau bahwa masyarakat sekarang bisa memilah-milah informasi yang beredar, kita sangat yakin dan percaya bahwa KPK mengedepankan keadilan dan Profesionalisme.” Tandasnya. (Eka)