Drainase Mampet, Desa Rangai Tunggal Kebanjiran

0
169
foto; ist

Lamsel, fajar-news.com– Akibat luapan air dari drainase menggenangi beberapa dusun yang ada di Desa Rangai Kecamatan Katibung Kabupaten Lamsel. Ketinggian air di lokasi dusun tersebut mencapai separuh badan orang dewasa.

Dari keterangan warga setempat, drainase tidak mampu menampung air hujan yang terjadi sejak Kamis (20/11) malam pukul 23.00 WIB. Hal itu dikarenakan tumpukan material pasir dan sampah yang menutupi drainase.

“Tumpukan material pasir yang terbawa arus dari gunung akibat hujan lebat sejak 23.00 wib serta banyaknya sampah yang menutupi drainase air. Akibatnya laju air yang mengalir ke arah gorong gorong di beberapa saluran mampet, membuat air melimpah dan menggenangi di beberapa dusun yang ada di sekitar desa Rangai Tunggal Kecamatan Katibung Kabupaten Lamsel,” jelas Roni (39) warga setempat, Jum’at (30/11).

Kejadian yang berlangsung cepat akibat intensitas hujan cukup deras yang mengguyur, membuat genangan air mencapai separuh badan orang dewasa, ujar pria tersebut sambil memandangi kondisi keadaan rumahnya dari ketinggian air yg tidak menggenang.

Sementara itu Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamsel I Ketut Sukerta SE, sampai saat ini pihaknya masih membersihkan saluran air yang terhalang oleh material dan sampah yang menghalangi aliran air.

“BPBD beserta Dinas instansi terkait dan masyrakat setempat masih membersihkan tumpukan sampah yang membuat genangan air cepat lancar mengalir,” jelas Ketut Sukerta.

Lebih lanjut dia menjelaskan kondisi hujan yang mengguyur sejak dari malam (29/11) sampai pagi dini hari tadi (30/11) telah merendam rumah hampir mencapai 70 persen wilayah yang terdampak.

“BPBD Lamsel sampai saat ini masih menginvetarisir bencana banjir tersebut, sehingga nantinya dapat di hitung seberapa jauh kerusakan yang terjadi akibat musibah ini,” ungkapnya.

Penulis : Dra.