Dua Karaoke King Family dan Momo Karaoke. Terancam Ditutup.

0
162

Pringsewu Fajar-News.Com – Dua tempat hiburan karaoke di kabupaten Pringsewu terancam bisa ditutup bila tidak segera melengkapi berkas dokumen perizinannya.

Kedua tempat hiburan karaoke yang disegel sementara oleh Pemkab Pringsewu berada ‎di ruas Jalan KH. Gholib Pringsewu yakni King Family dan Momo Karaoke.

‎”Penyegelan kedua karaoke itu sampai yang bersangkutan membuat surat pernyataan dan dokumen perizinan di urus keluar sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku. Bahkan sampai hari ini juga tidak ada kabar untuk mengurusnya,”ungkap Kabid Pengawasan pada Dinas Penananman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Pringsewu, Awaludin diruang kerjanya, Selasa (17/4) kemarin.

Menurut dia, ‎bahwa penyegelan sementara 2 karaoke itu bisa di buka kembali beroperasi dengan syarat harus melengkapi dokumen perizinan.

‎”Kalau misalnya seminggu dia (pemilik) mengurus selesai maka itu gembok (segel) itu bisa dibuka. Artinya memiliki ‎dokumen izin yang sudah dikeluarkan oleh kepala perizinan. Cuma nanti kita lihat dahulu kira-kira memenuhi peraturan kreterianya nggak. Kalau sudah clear n clean. Sebaliknya demikian, kalau sampai ‎tidak juga mengurus izin sampai seterusnya disegel. Bahkan potensial bisa kita tutup,”tegas Awaludin.

Lanjut dia, untuk karaoke Family Momo pada saat dilakukan sidak itu tidak ditemukan adanya Pemandu Lagu (PL) dan Minum keras.

“‎karena, pada saat kita sidak siang itu memang masih tutup buka pada malam hari. Cuma karaoke Momo itu perizinan memang belum juga pernah mengurus sampai saat ini maka disegel,”ucap Awaludin.

Anggota Komisi IV DPRD Pringsewu, Zunianto mengatakan sebenarnya sudah ada regulasi yang dibuat untuk ditaati bersama. “Kita tidak melarang tempat hiburan beroperasi, tapi ada Perda ada Peraturan Menteri Pariwisata jika itu dilanggar maka Karaokenya wajib di evaluasi,” kata dia.

Kabid Pengawasan pada DPMPTSP‎ kabupaten Pringsewu, Awaludin mengatakan ada 5 Karaoke di kabupaten Pringsewu yang sudah memiliki izin.

“Namun rata rata masa berlakunya izin operasi sudah habis. Baru dua Karaoke yang mau mengurus proses perpanjangan izin,”katan.

Baca juga: Langgar Perda Sat Pol PP Tutup King Karaoke dan Momo Karaoke

Berbeda yang disampaikan Kabid Pariwisata pada Disporapar Pringsewu, Suchairi Sibarani menyatakan bahwa dari 5 karaoke sepengetahuan datanya baru satu Karaoke yakni Green Family yang mengurus perpanjangan izin.

Pada kesimpulan hearing diambil keputusan untuk segera melakukan Sidak ke sejumlah tempat karaoke di kabupaten Pringsewu. Rombongan mengawali Sidak di King Family Karaoke yang berada di jalan KH Gholib Pringsewu ditemukan sejumlah pelanggaran hingga diputuskan Karaoke tersebut untuk di segel ditutup sementara waktu. (BG 10H)