Edward Antony Buka Acara Harlah Fatayat NU Ke-68

0
218
Para Asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan,Camat Banjit,Pimpinan Ormas Islam, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, tokoh adat, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Majelis Ta’lim saat mendegarkan pidato Wakil Bupati Edward Antony (Foto Tar)

Waykanan Fajar-news.Com – Pengajian akbar dalam rangka  Harlah Fatayat NU ke-68 kampung Argo Mulyo Kecamatan Banjit Rabo. Hadir pada acara teraebut, Para Asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan,Camat Banjit,Pimpinan Ormas Islam, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, tokoh adat, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Majelis Ta’lim

Dalam sambutan Wakil Bupati Edward Antony, dengan pidato Lampung Way Kanan, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Way Kanan Nomor 060/59/1-II/WK/2017 tanggal 25 April 2017 tentang Ketentuan Pengunaan Bahasa Lampung Way Kanan setiap Hari Rabu sebagai bentuk pelestarian Bahasa Daerah.

“Fatayat NU telah membangun diri sebagai kelompok perempuan sejak didirikan pada tahun 1950. Saat itu NU sudah menyadari akan pentingnya kaum perempuan diberdayakan dan wadahnya itu diantaranya Fatayat dan Muslimat. Artinya NU sesungguhnya sudah maju karena sangat membutuhkan kaum perempuan bagi dakwah Islamiyah,” Kata Edwar Antony Rabu, 18/4/18 saat penyambutan dalam acara.

Lanjut Antony Mudah-mudahan organisasi dibawah naungan NU, dapat senantiasa kaum perempuan tercerdaskan dan mengambil peran yang penting dikehidupan keluarga dan masyarakat. Sukses pembangunan adalah tergantung peran kaum perempuan. Misalnya capaian turunnya angka gizi buruk, target untuk bisa menurunkan angka ibu melahirkan meninggal, dan sadar pendidikan agar anak-anak bersekolah karena pendidikan.

“Garapan Fatayat berbeda dengan garapan Muslimat, karena organisasi Fatayat mengelola ibu-ibu muda, dimana memiliki prioritas-prioritas program tersendiri, walaupun kegiatan dapat bersama-sama tetapi penekanan-penekanan berbeda. Oleh karena itu sudah sewajarnya organisasi wanita dipisahkan antara wanita usia muda dengan wanita usia dewasa,” Tuturnya

Masih hal sama program pembangunan (Visi Bupati_Red), pemkab senantiasa memperhatikan terhadap pembangunan mengenai , keagamaan sebagai pembentukan akhlakul karimah, akhlak mulia.

“Saya sangat yakin bahwa sebuah kemajuan jika tidak diimbangi oleh upaya pembentukan karakter manusia yang dilandasi oleh nilai moral dan keagamaan, maka semua kemajuan tersebut tidak akan pernah mampu mencapai derajat kemajuan yang hakiki. Oleh karena itulah untuk menjamin kelanggengan kemajuan tersebut maka kita harus mampu memberikan keseimbangan terhadap kemajuan, Instrumen yang paling ampuh dalam melanggengkan kemajuan ketakwaan,” urainya

Sekedar diketahui dalam rangka penciptaan manusia-manusia yang memiliki keiamanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, maka pemerintahan Kabupaten Way Kanan memberikan insentif pada guru ngaji, melaksanakan MTQ baik itu tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten. Dari sisi pendidikan upaya peningkatan kualitas SDM ini dilakukan dengan terus mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah. Selain itu juga mencanangkan gerakan (Way Kanan Mengaji) (Tar)