Gali Potensi Wisata, Jejak Petualang Jelajah Rimba Way Kambas

0
128
Foto; Diskominfo Lamtim

Lamtim, fajar-news.com– Mengusung tema konservasi untuk kesejahteraan, Festiva Way Kambas 2018 merangkai kegiatan Jejak Petualang untuk mengenalkan pesona wisata Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang banyak belum bisa dinikmati wisatawan nusantara maupun mancanegara, Sabtu (10/11).

Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim dalan pembukaan Festival sangat mengapresiasi kegiata Jejak Petualang ini. “Dengan total kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri sebanyak 500 ribu di tahun 2017 di TNWK, semakin memberikan s semangat kepada kita dalam mengembangkan potensi wisata untuk peningkatan kunjungan turis dengan harapan bangkitnya ekonomi masyarakat Lampung Timur,” papar Nunik sapaan akrab bupati wanita pertama di Propinsi Lampung ini.

Ketua koordinator Jejak Petualang, Datang Cahaya Hartawan menggandeng Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Propinsi Lampung, Lamtim dan Fotografer Profesional dari Bandung dan Bandar Lampung.
“Dengan jaringan di Media Sosial yang luas kami mengharapkan agar potensi wisata di Lamtim kian luas, dan meninggalkan jejak digital untuk masa depan wisata Lampung Timur,” ujar Kadis Dinas Lingkungan Hidup Lamtim ini.

Usai mengikuti pembukaan FWK, Tim Jejak Petualang yang berjumlah 25 orang ini beranjak ke Desa Braja Harjosari sebagai Desa Penyangga Wisata TNWK, dengan suasana pedesaan yang telah tertata rapi untuk menjamu wisatwan mulai dari penginapan sampai jamuan dan keramahan penduduk setempat dalam memberikan informasi tentang wisata di desa mereka.

Suhada yang menjadi pengelola Desa Wisata ini. Mengajak Tim JP ke Camp Elephant Rescue Unit (ERU) untuk mengenalkan sisi lain dari atraksi gajah yang sering dijumpai wisatwan.
Camp ERU menyajikan wisata yang lebih menarik dengan mengajak pengunjung berinteraksi langsung dengan gajah, seperti memberi makan, bercanda dengan gajah dan yang paling seru yakni memandikan gajah.

“Kami sangat terkesan ketika dapat ikut memandikan gajah disini,” ungkap Citra salah satu anggota Genpi.

Kegiatan akhir acara ini pun ditutup dengan kunjungan ke Pasar Wedana Sukadana yang bergaya kolosal dengan sajian suasana pasar pada masa kewedanaan sukadana.

Sumber : Diskominfo Lamtim