GOW Pesawaran Pringati Hari Ibu ke-90

0
212

 

Pesawaran, fajar-news.com– Kabupaten Pesawaran mengadakan peringatan Hari Ibu ke-90, meskipun peringatan tersebut jatuh pada tanggal 22 dan ketepatan hari Sabtu maka, acara tersebut dimajukan hari Kamis.

“Hari ini kita berkumpul disini untuk merayakan hari ibu yang biasa diperingati setiap tanggal 22 desember. Berhubung tanggal 22 Desember jatuh pada hari Sabtu, maka peringatan hari ibu kita rayakan lebih awal dari tanggal seharusnya. Semoga acara ini tidak mengurangi makna peringatan hari ibu yang kita selenggarakan ini,” ujar Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pesawaran Frisiska Eriawan, S.Kom, Kamis (20/12).

Dia menambahkan, perekonomian suatu keluarga saat ini tak hanya bertumpu pada penghasilan dari laki-laki saja yang memiliki kedudukan sebagai kepala keluarga. Namun perempuan/ibu juga memiliki peran dalam membantu perekonomian keluarga. Kaum ibu masa kini tidak lagi identik dengan sektor domestik (berperan sebagai istri dan seorang ibu di rumah), tetapi telah berperan di sektor publik dengan memiliki profesi di berbagai bidang yang dapat menunjang perekonomian keluarga.

“Oleh karena itu, kita sebagai kaum ibu hendaknya tidak melupakan kodratnya yang memiliki tugas utama sebagai seorang istri dan sebagai seorang ibu, meskipun kita sebagai wanita karier yang berkarya dan berprofesi di bidang apapun. Tugas utama sebagai pendamping suami dan ibu dari anak-anak kita merupakan tugas yang jauh lebih berat dan lebih mulia jika dibandingkan dengan frofesi apapun, karena dimulai dari keluarga akan lahir generasi-generasi penerus harapan bangsa,” terangnya.

Frisiska mengajak ibu-ibu masa kini untuk dapat menjalankan tugas secara seimbang, baik sebagai pendamping suami, sebagai ibu dari anak-anak tercinta dan sebagai wanita karier di bidang profesinya masing-masing.

“Dengan semangat hari ibu, mari kita jalin persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membedakan agama, suku dan ras, karena perbedaan itu justru akan memberi warna dalam kehidupan yang kita jalani. Setidaknya, momentum ini bisa membuat rasa nasionalisme kita ada dan bertumbuh untuk menyegarkan semangat kita, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam membangun bangsa kita tercinta ini.

Penulis : Rully/kominfo