Hadiri Tradisi Upacara Pitra Yadnya (Ngaben Masal), Nanang Ajak Umat Sedharma Lestarikan Nilai Budaya dan Jaga Persatuan

0
40

KETAPANG – Plt. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didamping Para Kepala OPD Pemkab Lampung Selatan menghadiri Upacara Pitra Yadnya (Ngaben Masal) yang diselenggarakan oleh Masyarakat Desa Sumber Nadi Kecamatan Ketapang, Kamis(26/9) di lapangan desa setempat.

Sebanyak 43 Jenazah Dewasa dan 50 Jenazah Anak-anak yang telah berbentuk Abu Jenazah mengikuti Upacara Pitra Yadnya. Ritual Ngaben Massal tersebut melibatkan ratusan orang untuk mendoakan sekaligus memberikan penghormatan terakhir bagi mereka yang dikremasi.

Panitia pelaksanan kegiatan ngaben masal, Made Sumiarse mengatakan upacara pitra yadnya merupakan moment sakral penghormatan terakhir dan wujud bakti kepada leluhur dan orang tua.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, Upacara Pitra Yadnya ini ialah moment baik, moment sakral sebagai penghormatan terakhir kami juga wujud bakti kami kepada leluhur dan orang tua kami”, Ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Plt. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dalam sambutannya mengatakan upacara pitra yadnya ini diharapkan dapat mewujudkan rasa kebersamaan dan kesatuan antar warga.

karena menurutnya, kegiatan ngaben masal adalah kegiatan sakral yang hanya dapat dilakukan dengan kebersamaan dan gotong-royong antar warganya. Ngaben Masal juga dapat menjadi salah satu agenda pariwisata karena nilai budaya dan daya tariknya yang tinggi, wisatawan domestik dan duta besar negara sahabat dapat melihat langsung pelaksanaan upacara Pitra yadnya (Ngaben Masal).

“Melalui upacara pitra yadnya masal ini diharapkan dapat mewujudkan rasa kebersamaan dan persatuan warga desa sumber nadi yang telah mampu secara mandiri melaksanakan upacara pada hari ini”, Ucapnya.

“Ngaben Masal dalam perkembangannya sudah menjadi salah satu agenda pariwisata, dimana wisatawan domestik dan para duta negara sahabat dapat melihat langsung nilai-nilai budaya yang terkandung pada upacara Pitra yadnya (Ngaben Masal)”, Tuturnya.

Nanang juga menghimbau kepada masyarakat Umat Sedharma untuk terus melestarikan kegiatan ini, kerena merupakan kegiatan sakral dan mencerminkan kegotongroyongan, kekompakan, kebersamaan dan persatuan.
“saya menghimbau untuk umat sedharma untuk terus melestarikan kegiatan seperti ini, kerena merupakan kegiatan sakral upacara keagamaan kegiatan ini juga mencerminkan kegotongroyongan, kekompakan, kebersamaan dan persatuan”, Pungkas nanang.

Tradisi dan kebudayaan unik dari Ngaben Masal sendiri sudah sangat terkenal di dunia internasional dan menjadi salah satu daya tarik budaya dalam sektor pariwisata. (Rk KMF)