Ini Yang Diusulkan Ketua DPRD Lamsel Dalam Musrenbang Provinsi Lampung

0
14

Lampung Selatan, fajar-news.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, Hi. Hendry Rosyadi, S.H., M.H, didampingi oleh Sekretaris DPRD Kab. Lam-Sel Drs. Samsurijal, M.M. mengikuti kegiatan Virtual Meeting Musrenbang Provinsi Lampung Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Lampung di rumah dinas Ketua DPRD Kab. Lampung Selatan (23/04/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh 180 peserta yang terdiri dari :

  • Anggota DPD RI
  • Anggota DPR RI
  • Kementeri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI
  • Kementerian Dalam Negeri RI
  • Wakil Gubernur Lampung
  • Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Lampung
  • Anggota Forkopimda Provinsi Lampung
  • Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung
  • Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala OPD dan Instansi
    Vertikal Provinsi Lampung
  • Rektor Universitas di Prov. Lampung, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan,
  • Akademisi dan
  • Kalangan Dunia Usaha.

Musrenbang Provinsi yang digelar kali ini berbeda dengan musrenbang tahun-tahun sebelumnya. Karena dilakukan secara Virtual Meeting dengan menggunakan Aplikasi Zoom Cloud Meeting.

Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam rangkaian musrenbang di Provinsi Lampung, mengingat musrenbang yang laksanakan hari ini merupakan tindak lanjut dari proses perencanaan pembangunan yang diawali dari musrenbang desa/kelurahan/pekon/kampung, dilanjutkan musrenbang kecamatan serta musrenbang kabupaten/kota”, ujarnya.

Gubernur juga memaparkan kondisi perekonomian global saat ini akibat imbas dari pandemic Covid-19. “ Sebagaimana kita maklumi, saat ini perekonomian global mengalami tekanan yang cukup berat sebagai akibat penyebaran cepat COVID-19 ke banyak negara di dunia. Perkembangan ini menyebabkan ketidakpastian yang sangat tinggi dan menurunkan kinerja pasar keuangan global, depresiasi mata uang di banyak negara, serta memperlambat secara drastis arus modal dan investasi pada sektor riil. Prospek pertumbuhan ekonomi dunia juga diprediksi menurun akibat terganggunya rantai penawaran dan permintaan secara global “, tambahnya.

Namun demikian, Gubernur Lampung juga Optimis Untuk Tahun 2021 bahwa perekonomian Lampung akan kembali pulih sejalan dengan pulihnya perekonomian nasional yang telah diperkiraan oleh banyak lembaga ekonomi dan keuangan internasional. Ekonomi Lampung diperkirakan akan tumbuh 5,1 sampai dengan 5,5 persen. Hal ini di dukungan dengan keberhasilan penanganan COVID-19 melalui berbagai langkah refocusing APBD Provinsi Lampung yang diprioritaskan pada upaya peningkatan akses kesehatan masyarakat, jaringan pengaman sosial dan pemulihan dampak ekonomi.

Dalam Kesempatan ini, Ketua DPRD Lampung Selatan menyempatkan diri untuk memberikan usulan kepada pihak terkait Provinsi Lampung melalui kolom chat yang tersedia di aplikasi tersebut, maupun melalui aplikasi SLIDO yang dipersiapkan oleh pihak Bappeda Provinsi Lampung untuk menampung berbagai usulan dan saran dari berbagai peserta teleconference.

Adapun usulan yang disampaikan oleh Hi. Hendry Rosyadi, S.H., M.H. adalah sebagai berikut :

  1. Perbaikan Jalan Provinsi lingkar Gunung Rajabasa yakni peningkatan jalan dan drainasenya;
  2. Perbaikan jalan Provinsi yakni jalan raya di Blambangan s.d. Palas;
  3. Bantuan alat pertanian / Saprodi untuk para petani di Kec. Palas, Sragi (Rawa Sragi) dan Kec. Candipuro (Rawa Selapan); dan
  4. Bantuan untuk para nelayan yang terdampak tsunami berupa perahu dan alat tangkap ikan di Kec. Kalianda dan Kec. Rajabasa.

Gelaran acara tersebut berakhir pada pukul 12.55 WIB setelah sesi Tanya jawab yang dipandu oleh Sekdaprov Lampung. (Yr).

Komentar Pembaca