Kepsek Bantah Iuran Sebesar Rp300-500 Ribu Sebagai Pungli

0
94

Seragi, fajar-news.com– Kepala Sekolah SMP Negri 2 Seragi Kecamatan Seragi Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) A.Rifa’i membantah program iuran sebesar Rp300-500 ribu untuk membeli komputer dikatakan sebagi tindakan pungutan liar (Pungli), Senin (14/10).

Pihaknya mengatakan disekolah tersebut sudah dilakukan rapat komite tentang iuran pembelian komputer.

“Menurut peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia nomer 75 tahun 2016 tentang komite sekolah pasal 1 yang berbunyi pemberian berupa uang/barang/jasa oleh pemangku kepentingan satuan pendidikan di luar peserta didik atau orangtua/walinya, dengan syarat yang disepakati oleh para pihak,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga menambahkan Pungutan Pendidikan, yang selanjutnya disebut dengan Pungutan adalah penarikan uang oleh Sekolah kepada peserta didik, orangtua/walinya yang bersifat wajib,
mengikat, serta jumlah dan jangka waktu
pemungutannya ditentukan.

“Kami tidak melakukan pemungutan dengan jangka waktu yang ditentukan dan kami tidak membatasi nominal dari pemungutan biaya tersebut,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan sangat keberatan bila Dinas Pendidikan Lamse mengatakan perogram tersebut salah satu dari pungli.

Penulis : Ari
Editor : gus