Kesepahaman dan Sinergi Menjadi Momentum Pelayanan Prima

0
31

Bakauheni, fajar-news.com – Terkait pemberlakuan penuh di awal Bulan Mei mendatang setelah di mulainya tiket online sejak 1 Maret 2020 lalu, sampai saat ini belum ada kesepahaman dan kesepakatan bersama antara pihak gabungan pengusaha jasa penyeberangan (Petruk) dan pihak pelabuhan PT. ASDP Cabang Bakauheni.

“Memang sudah beberapa kali kedua belah pihak, melakukan rapat bersama atau rembukan terkait di berlakukannya tiket online, apalagi per 1 Mei 2020 akan di berlakukan secara penuh,” ujar Ketua gabungan pengusaha jasa penyeberangan pelabuhan Bakauheni, Yusuf JTA Saat di mintai keterangannya melalui telp selulernya, Minggu (12/4/2020).

Pada prinsipnya pihak pengusaha jasa penyeberangan yang tergabung dalam wadah (Petruk), sangat mendukung dan merespon program pemerintah melalui pihak pengelola pelabuhan tersebut, upaya memaksimalkan pelayanan yang prima sekaligus membuat kegiatan penyeberangan angkutan dan orang, menjadi tertata dan sistimatis dalam rangka mempersingkat waktu pelayanannya, ungkap Yusuf JTA.

“Melihat kondisi dari para pengguna jasa penyeberangan tersebut serta timbulnya wabah Virus Corona yang berlangsung saat ini, membuat semuanya harus bisa melihat secara fleksibel dan harus lebih banyak mensosialisasikan keberadaan tiket online yang di berlakukan,”jelas pria paru baya itu.

Coba kita lihat bersama, masih banyak rakyat atau masyarakat ataupun pengemudi angkutan truk pengguna jasa penyeberangan yang belum memahami cara untuk mendapatkan tiket online, terutama masyarakat kecil belum tentu sudah memiliki hp/telepon selulernya yang berbasis android,ungkapnya kepada fajar-news,com.

Di lain pihak saat di konfirmasi, pihak Badan Pelayanan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI. Bengkulu dan Lampung, melalui Koordinator satuannya di Bakauheni Harri Indarto, terkait pemberlakuan tiket online sepenuhnya semua kita serahkan ke pihak operator pelayanan penyeberangan (PT. ASDP), sedangkan menjangkitnya wabah Virus Covid 19 terhadap penumpang dan jasa angkutan truk yang melintas, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak pelayaran (Gapasdap) dan akan mengecek langsung ke atas kapal, sesuai dengan surat edaran (SE) Dirjen perhubungan darat melalui BPTD VI. Bengkulu – Lampung tentang kesiapan armada kapal pengangkut yang beroperasi di pelabuhan Bakauheni, dalam mengantisipasi penyebaran dan pencegahan Virus Corona yang menjangkit serta sarana dan prasarana yang harus di penuhi didalam mememutus rantai penyebaran Virus tersebut,ungkap Harri.

“Dalam waktu dekat ini pihaknya bersama stackholder lainnya akan mengecek ke semua kapal, dalam rangka pandemi Covid 19 yang mewabah, sedangkan pelaksanaan tiket online semuanya menjadi tugas dan pokok pihak Operator mas,” Pungkasnya. (Rr)