KPU – Lamsel Siap Klarifikasi Bawaslu

0
56

Kalianda- fajar-news.com- Akhirnya Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan Surasta Razak SE, angkat bicara terkait indikasi dugaan rekrut Panitia Pemilihan Suara (PPS) dalam ajang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) tahun 2020.

Semuanya ada tahapannya mengingat semua pembentukan dan test yang di lakukan oleh pihaknya dapat di klarifikasi sampai dengan Kamis (19/3) hari ini, ucap Komisioner muda itu.

” Indikasi yang menjadi rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap rekrutmen PPS akan di sampaikan pihak KPU Lamsel, hari Jum’at tertanggal (20/3) sekaligus penetapan anggota PPS,” jelas Komisioner Divisi Sosialisasi, Diklih, Parmas dan SDM Lampung Selatan.

Dia juga mengatakan, semua yang terindikasi terkait rekomndasi dari Bawaslu, akan terjawab didalam penetapan yg memproses indikasi sebagai klarifikasi anggota PPS, ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan dugaan indikasi mempunyai hubungan kedekatan kekerabatan dalam perkawinan dan kurangnya netralisasi serta indikasi lainnya, Badan pengawas pemilu ( Bawaslu) Lampung Selatan, minta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, untuk memverivikasi ulang perekrutan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa.
Hal tersebut di temukannya, nama-nama Panitia Pemilihan Suara yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan surat pengumuman Nomor 77/PP.04.2-PU/1801/KPU-Kab/III/2020 tentang Hasil Seleksi Wawancara Calon Anggota PPS Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020 terindikasi tersebut di dalam lampiran.

Menurut Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Fauzi, Indikasi tersebut terkait Netralitas Calon Panitia Pemilihan Suara (PPS)
Indikasi terkait Periodesasi dan
Indikasi terkait ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara.

Mengingat tahapan penyelenggaraan pemilihan sudah mulai berjalan, hendaknya pihak komisioner dapat memperhatikan kaidah dan aturan yang berlaku sesuai prosudur undang undang pemilu.

” Pihaknya telah memberikan masukan terkait indikasi itu, serta berharap pihak komisioner dapat melakukan tugasnya secara Frofesional sebagai penyelenggara Pemilu, Ungkap Ketua Bawaslu Lampung Selatan saat di hubungi melalui telepon selulernya Rabu (18/3) sekitar pukul 13.51 Wib.

Lebih lanjut Hendra menjelaskan terhadap hasil pengawasan dimaksud, Bawaslu merekomendasikan ke KPU Lamsel untuk dilakukan investigasi dan klarifikasi atas nama-nama calon PPS dimaksud.(Yn)