Lampung Mengajar

0
249

LAMPUNG MENGAJAR merupakan program unggulan Provinsi Lampung dalam upaya mengatasi kekurangan guru di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Kegiatan Lampung Mengajar dilaksanakan dengan merekrut para sarjana terbaik dari berbagai disiplin ilmu pada bidang pendidikan yang akan dididik dan dilatih terlebih dahulu secara intensif, sehingga dinilai layak untuk melaksanakan tugas profesi guru untuk kemudian diperbantukan sebagai Tenaga Pengajar Muda di daerah terpencil/tertinggal atau daerah yang secara tofografis termasuk sulit dijangkau di Provinsi Lampung. Mereka ini selanjutnya disebut “Pengajar Muda” yang diharapkan mampu menebar inspirasi di tempat tugas. Melalui program ini, kualitas pelayanan dan mutu pendidikan diharapkan akan menjadi lebih baik.

Kegiatan Lampung Mengajar dimaksudkan sebagai salah satu upaya pemberdayaan potensi masyarakat untuk berpartispasi aktif dalam pembangunan pendidikan di Provinsi Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) meminimalisir disparitas layanan mutu pendidikan antar wilayah perkotaan dengan daerah terpencil/tertinggal, atau daerah yang sulit dijangkau, (2) mengatasi kekurangan guru yang bermutu, (3) mendorong terjadinya perubahan prilaku masyarakat kearah yang lebih baik sacara berkelanjutan, dan (4) membangun gerakan sosial pendidikan menuju Lampung yang maju dan sejahtera.

Kegiatan Lampung Mengajar sudah dilaksanakan sejak tahun 2014. Pada tahun pelajaran 2017/2018 dan 2018/2019, pemerintah menurunkan 120 orang pengajar muda yang disebar ke dalam 12 kabupaten di  Lampung. Seperti kabupaten Tanggamus, Pesawaran, Lampung Barat, Pesisir Barat, Mesuji, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Timur dan lain sebagainya.

Pengajar Muda Lampung Mengajar memiliki 4 tugas pokok yaitu bidang kurikuler, ekstrakurikuler, pembelajaran bersama masyarakat, dan advokasi pendidikan. Berkaitan dengan tugas-tugas tersebut, Pengajar Muda Lampung Mengajar menyusun program yang didasarkan pada analisis kebutuhan sekolah dan masyarakat sehingga dapat mencapai tujuan menciptakan generasi emas di provinsi Lampung.

(*)