Lampung Timur Terus Berupaya Dari Covid 19 dan Termasuk Kabupaten /Kota Zona Hijau

0
1

Lampung Timur, fajar-news.com – Kabupaten Lampung Timur menjadi salah dua dari 102 kabupaten/kota yang terbebas dari Covid-19.

Dari mulai menjaga perbatasan pada 11 titik dengan pendirian posko hingga memberikan imbauan selalu kepada masyarakat di tempat umum.

Bupati Lampung Timur Zaiful Bukhori mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sampai dengan saat ini masuk dalam 102 Kabupaten/Kota yang tidak terdampak dari Covid-19.

“Adapun berbagai macam upaya yang kami lakukan dari jajaran Pemerintah Kabupaten sampai dengan tingkat kecamatan maupun desa. Kami bersama fokorpimda Kabupaten Lampung Timur baik itu polres, kodim dan DPRD beserta Kejari memang sudah merencanakan dari awal skenario-skenario dalam penanganan wabah pandemi covid-19,” ungkapnya.

“Kita memperketat kedatangan saudara-saudara kita dari luar Lampung Timur. Kita membuat posko, ada 11 posko perbatasan. Dan semua yang masuk Lampung Timur kita data yang ketat, dari asal mana dan tujuannya apa. Kita ukur suhu tubuh dan sebagainya, ujarnya.

Pihaknya juga, mulai dari aparatur kecamatan hingga tingkat desa mensiasati bahwa di desa ini adalah tujuan akhir yang berdatangan ke Lampung Timur. Kita juga telah menyediakan tempat karantina.

Siapapun yang datang dilakukan karantina selama 18 hari di desa dengan biayanya ditanggung oleh desa dengan Dana Desa. Sehingga kita termasuk 102 Kabupaten/Kota tidak terdampak Covid-19 sampai saat ini. Itulah upaya yang kami lakukan,” bebernya.

Tak berhenti sampai disitu, Bang Iful –biasa dia disapa — tetap terus menggalang agar tidak terjangkit di Lampung Timur dengan imbauan. “Oleh karena itu tidak hanya imbauan tetapi juga koordinasi yang kuat baik dari jajaran tingkat kecamatan, desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak terkait. Kita berupaya keras supaya di desa untuk dilakukan penjagaan sehingga masyarakat yang berlalu lalang juga terpantau dan memang kita himbau untuk tinggal di rumah,” terangnya.

Bagi yang ingin keluar untuk membeli kebutuhan-kebutuhan mereka harus menggunakan masker dan mencuci tangan di tempat yang disediakan. “Ketika kembali ke rumah mereka langsung melepaskan dan dicuci pakaiannya. Ini adalah salah satu langkah yang kita lakukan dalam pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19,” imbuhnya.

Pemerintah Lampung Timur juga memberikan bantuan kepada masyarakat terkait pangan kepada 82123 KK. “Kita bantu beras dan lauk pauk. Sehingga dapat meringankan dampak yang dialami masyarakat,” tuturnya.

Bang Iful menambahkan di setiap pasar juga petugas selalu mengimbau kepada masyarakat. “Karena Lampung Timur memiliki 8 pasar daerah dan 51 pasar desa. Kita imbau keliling agar pembeli menjaga jarak dan menggunakan masker. Setelah mereka melakukan transaksi juga diwajibkan untuk mencuci tangan. Setelah tutup juga pasar disemprot oleh Desinfektan. Ini dilakukan setiap hari,” tutupnya. (Ydr)

Komentar Pembaca