Lima Hari Hendak Menikah, Ditangkap

0
161

Bandar Lampung,FAJAR NEWS– Niatnya mencari modal untuk menikah. Namun, cara yang dilakukan Rudi Setiawan (25) salah. Tidak hanya gagal menyunting gadis idamannya. Warga Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan, ini harus berurusan dengan polisi.

Ia dibekuk lantaran diduga terlibat pencurian dengan pemberatan di sebuah minimarket di Jalan Ikan Tenggiri, April 2017 silam. Dalam penangkapan yang berlangsung Senin (24/7) tersebut, polisi menembak kaki kanannya.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, Rudi diduga membobol minimarket bersama rekannya Sp. Mereka membawa kabur uang tunai Rp1 juta dan 40 slop rokok.

’’Keduanya masuk dengan cara memanjat tembok dan menjebol plafon,” kata Murbani dalam ekspose di mapolresta kemarin (31/7).

Kasus ini dilaporkan ke Polsekta Telukbetung Selatan. Polisi melakukan penyelidikan. Pelaku teridentifikasi melalui rekaman CCTV minimarket.

Rudi berhasil ditangkap saat menunggu rekannya di depan sebuah warnet di Jalan Patimura. ”Kita mengamankan barang bukti celana jins dan sebuah gunting,” sebut dia.

Murbani mengungkapkan, berdasar catatan kepolisian, Rudi diketahui dua kali dipenjara karena terlibat pencurian. Pada 2008, ia dihukum delapan bulan. Enam tahun kemudian, ia kembali dipenjara selama 10 bulan di Rutan Way Huwi.

Kapolsekta Telukbetung Selatan Kompol Listiyono Dwi Nugroho menambahkan, berdasar penyelidikan, Rudi juga diduga terlibat pencurian di dua toko. ”Kasus ini masih kami kembangkan,” ujarnya.

Sementara Rudi mengaku membobol minimarket karena diajak Sp. Awalnya mereka melintas di depan minimarket. Lantas keduanya naik ke lantai empat minimarket dan masuk setelah menjebol plafon.

’’Hasil curian itu buat tambahan biaya nikah dan beli cincin kawin. Tadinya, saya mau nikah Minggu (30/7) kemarin,” kata Rudi.

Sebelumnya anggota Polsekta TbS menangkap Desmi (40), warga Lempasing, Kecamatan Padangcermin, Pesawaran, Minggu malam (16/7). Ia diduga terlibat pencurian di rumah Sunaryati, warga Jalan Ikan Tengiri, Kelurahan Pesawahan.

Listiyono mengatakan, Desmi diamankan di kontrakannya di Jalan Ikan Kembung. Sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan pencurian.

”Kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka. Kita juga menemukan KTP atas nama pelapor, kartu berobat, dua unit ponsel, linggis kecil, satu unit laptop dan barang lainnya,” kata Listiyono.

Berdasar hasil pengembangan, Desmi diduga terlibat serangkaian pencurian. Pada April 2017, melakukan pencurian kamera CCTV di Bank Swadaya. Kemudian, menjambret di Jalan Soekarno-Hatta, Kedaton, Rabu (12/7).

’’Untuk LP di Polsek TbS ada tiga. Kita akan melakukan pengembangan, terutama yang terkait dengan penjambretan,” ujarnya.(*)

 

 

 

sumber: www.radarlampung.co.id