Masyarakat Lampura Merasakan Dampak Covid-19, Namun Perusahaan Besar di Bumi Ragen Tunas Lampung Belum Berikan Kontribusinya

0
10

Lampung Utara, fajar-news.com – Masyarakat Kabupaten Lampung Utara (Lampura), merasakan dampak pandemi Covid-19. Namun sayang, hingga kini banyak perusahaan-perusahaan besar yang ada di Bumi Ragem Tunas Lampung belum memberikan kontribusinya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Lampura Romli mendesak kepada para pelaku usaha yang ada untuk ambil bagian dalam meringankan beban pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Baik pengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun pihak swasta.

“Hingga saat ini belum banyak perusahaan swasta maupun BUMN yang ada di Lampung Utara ini ikut andil dalam meringankan beban Pemerintah Daerah,” ujar Romli, Senin (27/4/2020).

Karena itu, Romli mengimbau dan mengajak kepada para pelaku usaha untuk ikut berkontribusi, baik dalam penanganan Covid-19, maupun penanganan sosial.

“Sekecil apapun bantuan yang diberikan, tentu sangat berarti di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang sedang kita alami saat ini,” ungkap kader Demokrat tersebut.

Karena tidak sedikit para pedagang kaki lima yang terpaksa menutup usahanya, demi ikut membantu pemerintah memutus penyebaran virus tersebut.

Romli juga menegaskan, para pelaku usaha jangan hanya mengambil keuntungan saja di Bumi Ragem Tunas Lampung, tetapi tidak ada kontribusi ketika pemerintah sangat membutuhkan peran serta dari semua pihak.

“Saya rasa tidak akan bangkrut perusahaan-perusahaan tersebut, kalau hanya menyumbang sedikit dari keuntungan mereka. Ini juga kan demi kepentingan kita bersama,” tegasnya.

Di sisi lain, Romli juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19. Berdiam diri dirumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, dan menggunakan masker ketika harus berinteraksi.(Hr)

Komentar Pembaca