Media Harus Kroscek Terlebih Dahulu Sumber Berita

0
157
foto; Diskominfo Lamtim

LAMTIM, fajar-news.com– Banyaknya hoax dalam media sosial dan menjadi sumber berita dalam media massa mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim). Pasalnya, trending topik media sosial menjadi bahan berita di media massa, tanpa verifikasi terlebih dahulu apakah berita itu benar atau tidak benar.

Hal tersebut dikatakan, Drs Tarmizi Asisten Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, pada saat apel mingguan di halaman depan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamtim., Senin (12/11).

“Media arus utama (Mainstream_red) sebagaimana media-media massa yang ada sebenarnya harus meluruskan yang bengkok-bengkok dan tidak larut dalam pemberitaan yang tidak terverifikasi tersebut,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah concern terhadap merebaknya hoax diberbagai media sosial. Pemerintah bukan tidak ingin dikritik, kritik akan diterima oleh Pemerintah. Tetapi yang terutama adalah bagaimana Indonesia ini memiliki dunia maya yang lebih sehat, lebih bermanfaat, serta berkualitas tinggi seluruh masyarakat.

Dirinya mengapreasi langkah yang diambil oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang telah membangun dan mengembangkan sistem komunikasi dan informasi terpadu dengan mengoptimalkan media dan teknologi telematika yang dimilikinya.

“Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah daerah untuk mendekatkatkan diri dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan berbagai alternatif pelayanan publik,” kata dia.

“Patut kita syukuri bersama Diskominfo telah berhasil menyediakan teknologi informasi berbasis wireles internet (wifi) dilingkungan perkantoran pemerintah Lamtim sebagai upaya meningkatkan kualitas aparatur pemerintah yang memenuhi trindikator, yakni meningkatnya pengetahuan (knowledge), meningkatnya keahlian (skil), dan meningkatnya prilaku yang baik (atitude),” jelasnya.

Penggunaan internet nirkabel meruapkan langkah awal untuk mewujudkan jaringan internet seluas-luasnya di Sukadana atau cyber city dan pembangunan pemerintah berbasis elektronik ( e-Goverment ) dilingkungan pemerintah Kabupaten Lamtim sehingga membuat layanan instansi pemerintah akan menjadi lebih cepat, sederhana, dan mengurangi ekonomi biaya tinggi.

Sumber : Diskominfo Lamtim
Editor : Agus