Metro Penuhi Hak Penyandang Disabilitas

0
116

 

Metro,fajar-news.com– Pemerintah Kota Metro akan memenuhi kualitas dan kuantintas saraana dan prasarana penyandang Disabilitas. Hal itu sesuai dengan Perda Kota Metro nomor 13 tahun 2016 tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas, serta tentang dibentuknya komite perlindungan dan pemenuhan hak penyandang Disabilitas Kota Metro.

Menurut Walikota Metro Achmad Pairin, Minggu (16/12) saat acara peringatan Hari Disabilitas Internasional Kota Metro yang ke-26 ini mengusung tema yang berbeda dengan fokus pada perwujutan masyarakat inklusi sebagai, Indonesia inklusi dan ramah Disabilitas.

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Pelaksanaan undang-undang, serta wujud keperluan Pemerintah Kota Metro terhadap saudara kita penyandang Disabilitas,” ujarnya.

Pairin menamabahkan, terdapat beberapa program yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota dalam memenuhi hak penyandang Disabilitas. Hak-hak ini diantaranya, pelatihan keterampilan bagi penyandang Disabilitas, bantuan-bantuan sosial, pendidikan inklusif, pelaksanaan jaminan sosial penyandang Disabilitas melalui pelaksanaan PKH di Kota Metro.

“Dimana pengertian inklusi sendiri, sebagai sebuah pendekatan untuk membangun dan mengembangkan sebuah lingkaran yang semakin terbuka, mengajak masuk dan mengikut sertakan semua orang dengan berbagai perbedaan latar belakang,” tambahnya.

Ia menjelaskan, soal Kota Metro telah merintis inkluifitas bagi disabilitas. Dengan menjadi salah satu kota di Indonesia yang berkomitmen dalam upaya mewujudkan pembangunan inklusif dan ramah disabilitas melalui penandatanganan piagam jaringan Walikota Indonesia untuk kota inklusif.

“Oleh sebab itu kita berharap upaya-upaya yang telah dilakukan ini dapat terus ditingkatkan, dengan pembangunan-pembangunan yang ada di Kota Metro melalui peningkatan kualitas maupun kuantitas nya,” jelasnya Pairin.

Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro Heriyati Pairin mengatakan, dengan adanya LKKS bertujuan untuk mengkoordinasikan dan membina organisasi dengan tingkatan masing-masing.

“Selain itu Lembaga ini mempunyai tugas untuk mengembangkan model pelayanan Kesejahteraan Sosial, menyelenggarakan forum komunikasi dan konsultasi penyelenggaraan kesejahteraan sosial, serta advokasi sosial dan anggaran terhadap lembaga sosial,” ungkap Heriyati.

Ia berharap dengan peringatan HDI, lebih membuka ke perlindungan dan kepercayaan terhadap penyandang Disabilitas di Kota Metro. “Sehingga kita dapat mewujudkan persamaan hak untuk seluruh penghuni negeri ini,” tukasnya.

(*)