Nanang Ermanto Buka Lomba Nyanyian Suci Keagamaan Hindu Tingkat Kabupaten Lampung Selatan

0
43

Lamsel – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto membuka Perlombaan Utsawa Dharma Gita (UDG) ke IX tingkat Kabupaten Lampung Selatan, di halaman SMP Negeri 1 Kecamatan Ketapang, Minggu (25/8/2019).

Perlombaan UDG atau yang lebih dikenal dengan nyanyian suci keagamaan umat Hindu itu, diikuti kotingen dari Kecamatan Ketapang, Sragi, Candipuro, Way Panji, Palas, dan Sidomulyo.

Hadir dalam acara itu, Pembimas Hindu Kementerian Agama Provinsi Lampung Ni Wayan Sarti dan Mustakim, Ketua PHDI Provinsi Lampung Nyoman Dresti, Ketua PHDI Lampung Selatan Made Sukintre, Ketua Majelis Adat Pekraman Made Pasti dan sejumlah tokoh umat Hindu setempat.

Turut hadir juga mendampingi Plt Bupati, Asisten Bidang Adum Thamrin beserta sejumlah pejabat utama Pemkab Lampung Selatan, Camat Ketapang Mad’roi dan Camat Bakauheni Asep Walaludin.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Lampung Selatan sangat menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan itu.

Dengan harapan, melalui kegiatan itu dapat meningkatkan keimanan serta rasa persatuan dan kesatuan diantara umat Hindu, khususnya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Atas nama pemerintah, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara Utsawa Dharma Gita ke IX ini,” ujar Nanang.

Sementara, dalam kata sambutannya, Pembimas Umat Hindu Kementerian Agama Provinsi Lampung, Mustakim juga mengapresiasi dan menyambut baik dilaksanakannya kegitan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas keagamaan sebagai wujud pemahaman ajaran agama Hindu.

Disamping itu kata dia, dilaksanakannya kegiatan itu sebagai persiapan untuk menghadapi UDG tingkat Provinsi Lampung.

“Mudah-mudahan kegiatan ini benar-benar dapat berjalan dengan baik. Karena peserta yang berprestasi nanti akan mewakili Lampung Selatan di tingkat Provinsi Lampung,” kata Mustakim.

Menurut Mustakim, perlombaan UDG merupakan perlombaan membaca kitab suci umat Hindu, sama halnya dengan perlombaan MTQ seperti umat Islam.

“Saya berharap, perlombaan ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Mustakim. (kmf)