Oknum Guru Di Duga Ancam Berhentikan Murid Terkait PIP

0
49

Lampung Tengah fajar-news.com – Program Indonesia Pintar (PIP) adalah Program Persiden Jokowidodo untuk mendukung ,wajib belajar 12 tahun, agar murid yang kurang dan tidak mampu bisa mendapat mengenyam Pendidikan sampai jenjang SMA, SMK sederajat, sesuai dengan Pemendikbud No 10 Tahun 2020, akan tetapi hal tersebut disalah artikan oleh Oknum Guru di SMA Smrt Insni, Desa Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar kabupaten Lampung tengah. Menurut informasi narasumber(9/4/21)tidak lain adalah wali dari murid berinisial (NA), menurut wali tersebut, bahwa anaknya di ancam oleh Oknum Guru yang berinisial (MD), bersama (RD) akan dikeluarkan dari sekolah apabila ibunya tanya-tanya soal dana PIP. Di utarakan oleh wali ke awak media “mengatakan Anak saya di ancam oleh oknum guru, dengan kata-kata yang tidak pantas di dengarkan oleh murid nya, Dengan ucapan kata kata seperti di bawah ini” Sampikan sama ibu kamu jangan tanya-tanya masalah PIP lagi ya, kalau kamu gak mau Saya keluarkan dari sekolah ” terang Narasumber. lanjut narasumber, ” mengatakan anak saya jadi takut karena bahasa oknum guru itu, sampai saat ini anak Saya menangis dirumah karna ketakutan diancam akan diberhentikan, di keluwarkan dari sekolah.,ujar narasumber. Pada saat dikonfirmasi Kepala Sekolah SMA IT Smrt Insni bapak Ujang mengatakan bahwa tidak ada Intimidasi terhadap murid dengan guru. Tapi nyatanya dari siswa yang mengikuti pendidikan di sekolah menengah tingkat SMA IT SEMRT.ingin menuntut ilmu supaya bisa seperti Siwa lainya.kini anak tersebut seolah olah Takut.mendapat ancaman mau di keluarkan dari oknum guru tersebut, tidak boleh mengikuti pendidikan di sekolah yang dia timba. namun sangat di sayabgkan.mau komfir masih terkait ancaman murit. kedua Oknum guru yang Diduga mengancam murid tidak dihadirkan tanpa alasan yang jelas)dari penegak hukum dari dinas terkait agar bisa untuk audit kembali tentang dana Pogram Indonesia pintar PIP.yang ada di SMA.IT kecamatan terbangu besar kabupaten Lampung tengah) Disisih lain ,sekolahan ini ,cukup tidak ada keseimbangan mengikuti peraturan dikmen.tentang kedisiplinan.kantor Wajid hukumnya untuk memasang bendera merah putih,dan apa lagi ini sekolah menengah ke atas SMA. Dan Kami juga melihat tidak adanya papan transfarasi penggunaan anggaran Dana Oprasional Sekolah (BOS yang di kelola oleh sekolah SMA IT) ini jalas sangat melanggar Aturan Juknis BOS(Sam/tim)