Ormas Forlas Bakal Adakan Mubes

0
34

Lamsel, fajar-news.com– Forum Rakyat Lampung Selatan (Forlas) adakan silahturahmi dengan para anggota. Sekaligus untuk mengadakan musyawarah besar (Mubes) dalam waktu dekat ini.

Dalam rapat internal tersebut, Ketua Forlas Temenggung Latif, mengamini masukan dan ide para anggota Forlas untuk kemajuan organisasi yang terbentuk 2012 silam. Bahkan dirinya mengamini, saat ini untuk memperbaiki AD/RT yang dirasa belum baik.

“Tentunya kita akan perbaiki AD/RT terlebih dulu. Dan mmeperbaiki keanggotaan dalam pengurusan Ormas Forlas,” ujarnya, saat silahturahmi dengan anggota Forlas di tempat Skretariat Dewan Anak Adat Lampung Selatan, Kamis (5/9).

Selain itu juga, dalam kepengurusan Ormas dalam kepemimpinannya tersebut masih banyak kekurangan sehingga dibutuhkan masukan-masukan dan ide-ide untuk kemajuan dalam Forlas.

“Sumbang sih, dalam bentuk ide-ide seperti pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan hingga desa, hal itu sangat baik sekali,” kata Bang Latif, sapaan akrabnya.

Dirinya juga menghimbau kepada anggota Forlas, dalam tahun-tahun politik harus menjaga tali silahturahmi. “Meski beda pilihan semua tetap anggota Forlas, mulai dari pemilihan DPRD, Bupati, Gubenur dan Presiden. Semuannya merupakan anggota Forlas dan harus saling mendukung,” tegasnya.

Sementara, Jaylani promotor sekaligus penggagas Ormas Forlas menegaskan bahwa dirinya terharum. Sebab, Forlas masih aktif dan solid, ia juga menceritakan secara singkat terbentuknya Ormas Forlas tersebut.

“Forlas merupakan kehendak kita bersama, karena saat itu sangat menyekam. Sehingga terbentuklah ormas Forlas tersebut,” jelasnya.

Jay memberikan motivasi dalam organisasi yakni jangan berkecil hati dengan ormas lain. Karena semua ormas yang ada di Kabupaten Lamsel merupakan teman semua, dengan tujuan untuk pembangunan Lamsel.

Dirinya juga menyinggung, mengenai bertentangan dengan pemerintah hal lumrah, apabila hal-hal yang tidak sesuai.

“Tentunya ada tahapan yang harus dilalui. Turun jalan atau aksi merupakan jalan terahir apabila tidak ada titik temu dengan pemerintah,” ucapnya.

Penulis : Agus Sriyanto