P3A Duga Marup Anggaran Pembangun Sertyer

0
55

Lampung Timur fajar-news.com.proyek rehabilitas jaringan irigasi di desa nampi Rejo kecamatan batang hari kabupaten Lampung Timurt Pada tahun ini 2021 ini ,menerima program percepatan peningkatan tata guna air irigasi(P3A) untuk pembangunan rehabilitas irigasi yang ada di desa tersebut guna meningkatkan hasil pertanian dan memperlancar penyaluran air,dan perlu di ketahui dana tersebut di salurkan dan di kelola oleh ketua perkumpulan petani pemakai air/P3A).saat jurnalis dan beberapa rekan jurnalis lain melakukan investigasi ke lapangan guna menjalankan tugas sebagai kontrol sosial,Rabo/9/6/21)namun saat wartwan minggu lalu mewawancara tukang yang bekerja mengatakan bahwa kerjaan ini borongan per satu meter dengan harga Rp50 ribu ,dan menemukan banyak kejanggalan yg di lakukan ketuaP3A PPK dan bendahara,dan di duga mark up upah para pekerja seharusnya harian ini di borongan permeter,dan adukan yg di gunakan tidak sesuai dengan petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis(juklak-juknis) adukan pun main tabur dengan ember tak menggunakan aturan juklak pembangunan saluran irigasi sepanjang 700.meter menjadi, terlihat kurang rapi di setiap pemasangan kepingan cor blok sertyer.Menurut Nara sumber yang namanya tak mau di sebutkan bahwa kerjaan ini semua borongan.per meter Rp50.ribu. total semua ada 700.mtr. kali aja berapa jumplah keseluruhannya .jadi untuk beli batu seplit dan pasir atau semen kurasa sesuwai jumplah dengan ongkos borongan per meter. Artinya tenaga dan untuk beli matrian kukira habisnya hampir sama dengan ongkos kerja. Tapi cukup di sayangkan dari semua anggaran yang di sediakan oleh pemerintah, tak terlihat keseluruh jumplah nomimalnya, Karna tak ada plang papan nama pelaksana kegiyatan pembangunanHiga berita ke dua kalinya,dari pihak P3A maupun ppk/bendahara belum bisa mengasih jawaban terkait berita kerjaan sertyer dengan panjang 700mtr yang di guga dari pihak P3A ambil ongkos kerja/mar up anggaran.Lebih lanjut lagi di mohon dari pengawas kerjaan maupun dari pihak dinas terkait agar bisa Kros cek ke bawa untuk melihat kerjaan yang asal asalan jadi terkesan tidak menghiraukan juklak juknis tidak sesuwai dengan rap yang ada(Sam)

Komentar Pembaca