PDAM Warning Pelanggan Menunggak

0
139

 

 

Bandar Lampung,FAJAR NEWS – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau menebar
ancaman pencabutan sambungan air bersih. Aksi tersebut imbas dari banyaknya
pelanggan yang tidak melakukan kewajibannya dalam membayar tagihan air. Ya, jika
hingga tiga bulan tenggat waktu yang diberikan pelanggan tidak membayar, sambungan
air bersih langsung dicabut.

Kepala Bagian Humas dan Pelanggan PDAM Way Rilau Hikmarwadi menerangkan, tercatat
2 ribu pelanggan di enam zona menunggak. Meski belum langsung mengeksekusi, saat
ini tim khusus yang diterjunkan ke lapangan telah melakukan proses penagihan.

’’Kita ikuti prosedur. Sekarang sedang kita tagihan ke rumah-rumah. Jika tidak mau
bayar, langsung cabut,” ujar dia kepada Radar Lampung kemarin.

Alasan warga enggan membayar beragam. Mulai dari lupa, malas, hingga mengaku tak
memiliki uang. Yang mana, jika pembayaran telat satu bulan, satu rekening
pembayaran PDAM akan dikenai denda sebesar Rp5 ribu. Sanksi itu berlaku hingga di
bulan ketiga penunggakan.

Lalu, bagaimana dengan pelanggan yang ingin kembali memasang sambungan air setelah
terkena sanksi tersebut? ’’Tetap boleh kembali dipasang dalam waktu tertentu.
Kalau untuk rumah, jika pemasangan kembali paska ditutup dalam waktu satu bulan
dikenai biaya Rp165 ribu,” ujar dia.

Sementara, untuk satu rekening yang ingin kembali menghidupkan air lebih dari 30
hari, dikenakan sanksi rumah tangga sebesar Rp1,375 juta. Beda lagi untuk pemilik
usaha, tarif yang digunakam untuk pemasangan sebesar Rp1,925 juta. ’’Kami sangat
menghimbau masyarakat untuk segera melakukan pelunasan,” tandasnya.(*)

 

 

 

sumber: www.radarlampung.co.id