Pemkab Mesuji Sosialisasikan Pencegahan Pernikahan Dini

0
151

MESUJI – Untuk meningkatkan pencegahan banyaknya pernikahan Dini di kabupaten mesuji, bupati mesuji mengeluarkan Perbub No. 32 Tahun 2018 Tentang pencegahan pernikahan pada usia anak dalam upaya menekan tingkat kelahiran usia dini di kabupaten mesuji.

Perbub yang di keluarkan bupati mesuji ini langsung di sosialisasikan di setiap kecamatan yang ada di kabupaten mesuji seperti halnya pada hari ini BKKBN kabipaten Mesuji menggelar sosialisasi Perbub No. 32 Tahun 2018 Tentang pencegahan pernikahan pada anak di Aula Sekretariatan Pemkab Mesuji, Rabu, (23/01/2019).

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Uliantina Meiti sangat menyambut baik sekali dengan di keluarkannya Perbub No. 32 Tahun 2018 tentang pencegahan pernikahan pada usia anak dalam upaya menekan tingkat kelahiran usia dini.

“Dari 15 kabupaten/kota untuk masalah pemberdayaan Perempuan dan perlindungan kepada anak, hanya di kabupaten mesuji yang mempunyai kebijakan untuk di keluarkannya perbub ini, sesuatu hal yang sangat luar biasa, ini bisa di jadikan sesuatu kegiatan inofasi, dan mudah mudahan bisa di jadikan pioner atau plopor untuk kabupaten lain, yang mempunyai payung hukum atau dasar hukum untuk bagai mana caranya Perempuan dan Anak bisa di lindungi.” Ujarnya.

Lanjutnya, Kegiatan ini juga merupakan Sesuatu kegitan motifasi awal, karna tidak terlepas dari hal hal untuk meningkatkan roda pembangunan di dalam pemerintahan, “jadi yang paling utama yang harus di lakukan terkait masalah masyarakat dulu, maslah perempuan dulu, dan masalah anak-anak dulu itu Yang harus kita utamaka, Baru kita membangun yang lainnya seperti membangun fisik dan sumber daya manusia (SDM) yang ada.” Ucapnya.

Sementara itu Ketua Penggerak PKK Kabupaten Mesuji Elviana Khamami mendukung penuh dengan di keluarkannya perbub No. 32 tahun 2018 tentang pencegahan pernikahan pada usia anak dalam upaya menekan tingkat kelahiran usia dini.

“Dengan adanya perbub ini kami sangat mendukung sekali, karna kami mempunyai sedikit power untuk mengajak kepada masyarakat mesuji dalam mencegah pernikahan dini di kabupaten mesuji, mudah – mudahan dengan adanya perbub ini kami dapat mensosialisasikan dan menyampai kepada masyarakat mesuji untuk menyadari tentang akibat adanya pernikahan usia dini.” Ungkap Elviana Khamami.

Lanjutnya, Di dalam perbub tertulis untuk usia dispensiasi menikah bagi laki-laki minimal 18 tahun dan perempuan 16 tahun, tetapi menurut kesehatan usia ideal pernikahan ini untuk laki-laki 25 Tahun dan perempuan 22 tahun, dengan usia tersebut reproduksinya sudah matang dan di bidang ekonomi sudah bisa mencari sendiri dan di bidang keagamaan sudah mempunyai ilmu agama yang cukup untuk mengarungi rumah tangga

“Mengharapkan kepada masyarakat khususnya masyarakat kabupaten Mesuji agar sadar tentang usia ideal untuk pernikahan dan otomatis Kalu Merek menikah sesuai usianya yang sudah mateng yang lainnya tidak ada akan terjadi, seperti halnya perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, prekonomiannya tidak baik, makannya semua akan berdampak negatif, insa allah kalo ini di lakukan akan terhindar dari itu semua.” Ucapnya.

(*)