Pemkot Metro Beri Kebijakan ke PT MSI Terkait IMB

0
35

Metro, fajar-news.com– Pemerintah Kota Metro (Pemkot) memberi kebijakan kepada PT MSI Residence Banjarsari untuk terus melakukan proses pembangunan perumahan yang belakangan ini menuai polemik terkait kelengkapan administrasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bangunan tersebut.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariatan Pemkot Metro, Yerri Ehwan yang mewakili Pemkot setempat mengatakan, kebijakan tersebut diberikan kepada pengelola PT MSI Residence Banjarsari dengan sejumlah catatan.

Adapun catatan yang kami maksud, dia menjelaskan, seperti penganalisaan uji UKL-UPL, Arsitektur bangunannya, listrik, air bersih, air minum, Andalalin dan fasilitas umum lainnya, Jum,at (6-3-20).

“Kebutuhan sarana prasarananya dan lainnya harus dilengkapi yang sesuai dengan set Plane nya.

Menurut dia, dalam hasil rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) beberapa waktu lalu. Berkas pengusulan kelengkapan perizinan IMB PT MSI Residence Banjarsari, disetujui dan dinyatakan lengkap persyaratannya.

Hasil rapat TKPRD kemarin hasilnya Oke, kami menyetujui untuk proses pembuatan IMB nya. Hanya ada catatan-catatan yang perlu diperbaiki dan tidak ada masalah yang signifikan pada berkas administrasi pemohon,” tambahnya.

Untuk pelunasan retribusinya sendiri, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Dinas Pengelolaan dan Pendapatan Retribusi Daerah (DPPRD), serta Dinas Penanaman Modal Dan Perizinan Satu Pintu (DPM-PTSP) setempat yang akan melakukan kalkulasi besaran retribusi dan denda yang harus dibayarkan oleh pengelola perumahan tersebut.

“Nanti dinas PU, DPPRD, dan DPM-PTSP turun ke lokasi untuk mengukur lahan dan besaran retribusi yang harus dibayar pengelola. Semoga tidak ada kendala,” harapnya.

Lebih lanjut, saat ini verifikasi kelengkapan berkas administrasi PT MSI Residence Banjarsari masih dalam proses.

“Kemarin memang ada di meja saya. Sudah saya evaluasi dan perbaiki. Saat ini sudah naik ke Sekda. Dari Sekda biasanya kembali ke PU lalu DPM-PTSP, baru nanti pengukuran dan pelunasan retribusi dan denda nya. Lalu penerbitan IMB nya bisa dilakukan,” tukasnya.(Syafrin)