Pengemudi Truk Keluhkan Antrian Panjang di Pintu Toll Gate

0
36

Bakauheni, fajar-news.com – Pasca pemberlakuan ticketing online di pelabuhan ASDP Bakauheni, membuat tersendatnya kendaraan truk yang akan masuk ke pintu toll gate pelabuhan tersebut sepanjang kurang lebih 500 meter.

Kejadian antrian kendaraan tersebut di mulai sejak pukul 01.00 Wib siang dan baru terurai lebih kurang 3 jam, setelah Kepolisian Sektor Keamanan Pelabuhan (KSKP) beserta stackholder yang berwenang turun langsung mengatur kemacetan yang terjadi.

Menurut GM PT. ASDP Cabang Pelabuhan Bakauheni Capt. Solikin, pemberlakuan tiket online di toll gate pintu masuk pelabuhan, masih belum banyak di pahami oleh pengemudi kendaraan truk, menjadi alasan terjadinya antrian panjang kendaraan tersebut, Sabtu (4/4/2020) saat di konfirmasi di ruang loby Kantor PT. ASDP Cabang Bakauheni.

“Sampai hari ini, pihaknya masih memberlakukan pembayaran yang menggunakan kartu e.toll, namun hanya satu gardu toll gate di berlakukan sedangkan satu gardu pintu lagi sudah menggunakan ticket online,” ungkap Solikin.

Selain itu juga, pihaknya telah sejauh hari, tepatnya 1 bulan kemarin untuk melakukan sosialisasi memberlakukan tiket online, dengan menyebar sepanduk di sepanjang jalan lintas maupun jalan toll Sumatera Bakauheni serta sosialisasi lainnya, agar semua pengemudi kendaraan baik kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua serta para penumpang pejalan kaki untuk menggunakan tiket online, apalagi mulai 1 Mei 2020 nanti sudah pemberlakuan tiket online sepenuhnya, ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, kemajuan pembelakuan menggunakan tiket online untuk semua jenis kendaraan telah mencapai 30 persen sedangkan untuk para penumpang mencapai 12 persen penggunaanya,tandas Solikin yang sebelumnya pernah menjabat GM PT. ASDP Cabang Merak itu.

Di lain pihak, para pengemudi kendaraan truk yang akan melintas ke Pulau Jawa masih merasa kesulitan terkait pemberlakuan tiket online yang sudah mulai di berlakukan pihak pelabuhan Bakauheni.

“Seperti kemarin malam, kita sampai di pintu masuk pelabuhan sekitar pukul 11.00 Wib malam, akibat antrian panjang yang terjadi, baru sekitar pukul 07.00 Wib pagi, baru bisa masuk kapal untuk menyeberang ke Pulau Jawa,”jelas Ismail (45) warga Kalianda pengemudi kendaraan truk.

Dirinya pun mengeluhkan dengan kondisi seperti ini, sebab sebagai pengemudi truk yang melintas hampir 2 kali dalam seminggu ini, setiap kali akan menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni, pihaknya sudah menunjuk jasa penyeberangan untuk mengurus semua penyeberangannya, namun kali ini menjadi tertunda akibat kemacetan beberapa jam akibat pihak pengurus yang antri harus mengurus tiket online, pungkas pengemudi ini dengan nada sedikit kesal. (Rr)