Petani Menyampaikan Keluh Kesahnya Akibat Kelangkaan Pupuk Urea

0
83

Metro, fajar-news .com Kota Metro Lampung diduga mengalami kelangkaan pupuk urea persoalannya, ada beberapa Orang petani sumbersari Bantul menyampai kan kekeluhanya pada awak media, selasa (2/2/2021)

menurut keterangan beberapa orang Petani tersebut yang berinisial Bapak Petani sn : 52 thn mengatakan, pupuk sekarang langka jadi saya sangat hawatir hasil panen kami gagal panen karena pertumbuhan padi kami kurang subur, sementara Bapak gi : 50 thn ia pun mengatakan biasa nya kalau tanaman padi kami mengalami kurang pupuk akan mengalami gagal panen karena biasanya padi kami akan keserang penyakit patah leher pada tangkai buah padi pada saat padi akan menguning, di tambahkan juga oleh Bapak Dn : 55 thn jelas nya tahun ini saya hawatir hasil panen kami sangat minim soal nya pupuk kami kurang Sehinga pertumbuhan padi saya kurang subur bahkan daunya banyak yang agak menguning.

Sementara menurut pihak Pertanian yang di sampai kan oleh kepala dinas pertanian Heri Wiratno bahwasanya kelangkaan pupuk di sebabkan banyaknya jumlah kelompok Petani, sementara petani yang ada di kota metro saja mencapai jumlah 134 kelompok dan 5924 jumlah petani yang masuk di E – RDKK

Lanjutnya, sedang 17 mengenai kuota pupuk itu bergantung dari kuota Nasional yang di background Provinsi dan selanjut nya ke Kabupaten Kota , terang Heri Wiratno .

Lebih lanjut dijelaskannya, pupuk bersubsidi diperuntukan bagi petani yang tergabung dalam kelompok tani. Petani yang melakukan usaha tani sub sektor tanam pangan , perkebunan holtikultura dan peternakan paling luas 2 hektar setiap musim tanam, atau petani yang melakukan usaha tani sub sektor tanaman pangan pada PATB, serta Pembudi daya ikan dengan luasan budidaya ikan paling luas 1 hektar setiap musim tanam.

Adapun rincian lokasi pupuk Kabupaten/Kota 2021, wilayah Kota Metro berjumlah 2.282 ton, urea sebanyak 1.080 ton, SP-36 235 ton, ZA 52 ton, NPK 768 ton, dan Organik 146 ton.

Kemudian Heri menjelaskan terkait kenaikan harga HET pupuk bersubsidi, jenis pupuk urea harga baru 2.250 rupiah, harga lama 1.800 selisih 450.
Untuk pupuk ZA harga baru 1.700, harga lama 1.400 selisih 300. Pupuk SP-36 harga baru 2.400, harga lama 2.00 selisih 0. Dan pupuk organik harga baru 800 harga lama 500 selisih 300.ungkapnya (Syafrin)