PT KAI Lakukan RC di Dua Stasiun

0
116
foto; ist

Bandarlampung, fajar-news.com– Demi meningkatkan payanan kepada Masyarakat PT KAI Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang melakukan bakti sosial di dua stasiun yaitu Peninjawan dan Spancar (Baturaja Sumatara Selatan red).

“Ini merupakan kegiatan terakhir bakti sosial Real Clinic tahun 2018,” ujar Manager Humas PT KAI Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo, melalui keterangan rilis yaang di terima di Bandarlamlung, Sabtu, (1/12).

Menurutnya, Kegiatan bakti sosial yang di lakukan di stasiun Peninjawanan dan Spancar ini sekaligus sebagai pentup kegiatan bakti sosial kesehatan pada tahun 2018 dengan mengundang 300 warga untuk masing-masing stasiun.

Selain itu, pada bakti sosial yang di lakukan stasiun Peninjawan tercatat sebanyak 302 pasien yang hadir dan di stasiun sepancar 320 pasien yang hadir untuk melakukan pengobatan gratis yabg di sediakan oleh manajemen PT KAI Divre IV Tanjungkarang.

Pengobatan gratis ini di berikan kepada masyarakat yang tinggal di bantaaran rel dan yang jarak rumahnya jaih dari layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.

“pengobatan ini untuk masyarakat yang jaih dari puskesmas dan rumah sakit serta yang tinggal di bantaran rel. Walaupun begitu masyatakat umum yang ingin mengecek kesehatannya bisa langsunh datang ke lokasi pengecekan kesehatan gratis tersebut,” katanya

Sulthon menjelaskan, untuk mendukung pelayanan kesehatan gratis di kereta sehat atau Rail Clinic terdapat beberapa tenaga kesehatan yaitu 2 dokter gigi, 2 dokter umum, 2 bidan, 2 apoteker, 2 petugas polimata, 2 petugas lab, dan 2 perawat.

Setiap masyarakat yang datang untuk berobat dan mengecekan kesehatan akan mendapatkan pelayanan utama dari petugas-petugas yang ada di Rail Clinic yang mempuni, karena layanan kesehatan yang di sediakan yaitu pelayanan kesehatan Primer atau layanan tingkat pertama.

“Pelayanan kesehatan yaang kami berikan merupakan pelayanan primer atau tingkat pertama. Semua yang di sediakan merupakan tenag-tenaga medis yang sudah berpengalaman dan profesional,” ungkapnya.

Kegiatan bakti sosiaal Rail Clinic di stasiun Peninjawan terdapat 258 pasien di poli umum, 13 pasien poli gigi, 2 pasien poli kebidanan, 27 poli mata, dan pemberian kacamata kepada 20 pasien, dengan total seluruh 320 pasein.

Sedangkaan untuk stasiun Sepancar yaitu, 263 pasien poli umum, 5 pasien poli gigi, 1 pasien poli bidan, 13 pasien poli mata dan Pemberian kacamata kepada 20 pasien dengan total 302 pasien.

Sulthon mengharapkan, dengan adanya baksos kesehatan ini bisa meeningkatkan kesehatan masyarakat yang ada di bantaran rel, yang jarak rumah dengan puskesmas dan rumah sakit jauh dan masyarakat umum.

Penulis : Yudi