RA Tipu Modus Umroh Sebanyak 1,350 M

0
132

Metro, fajar-news.com– Kasus dugaan penipuan yang berkedok travel umroh kini menjadi buah bibir masyarakat Kota Metro. Kasus yang sudah sering terjadi di Indonesia ini, kini terjadi di Bumi Sai Wawai.

Penyelidikan demi penyelidikan akhirnya Sat Reskrim Polres Metro membuahkan hasil, pada Hari Senin tanggal 07 Januari 2019 Sat Reskrim Polres Metro berhasil mengamankan RA. (Perempuan, 35 th, Jalan Panji Toj Jaya Kel. Ganjar Agung Kec. Metro Barat) sebagai pelaku penipuan pembrangkatan umroh travel & Tour di PT Ellfintha Sumber Makmur.

PT Allfintha Sumber Makmur yang beralamat di Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat itu menjadi perusahaan travel umroh yang harus bertanggungjawab atas kasus dugaan penipuan berkedok perjalanan ke tanah suci.

Penangkapan pelaku berdasarkan LP / 423  -B / XII / 2018 Tgl 21 Desember   2018. Tentang penipuan dan penggelapan.

“Pelaku memiliki travel pariwisata PT ALLFINTHA dan juga pelaku membuka jasa pembrangkatan umroh dimana para korban telah melakukan pembayaran kepada pelaku untuk pemberangkatan umroh dimana masing-masing korban telah membayar RP.25.000.000/orang, akan tetapi sampai dengan sekarang para korban tidak diberangkatkan oleh PT ALLFINTHA,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro AKP Try Maradona, S.IK mewakili Kapolres Metro AKBP Ganda M.H Saragih, S.IK.

Dirinya juga menerangkan, untuk sementara korban yang melapor ke Satreskrim Polres Metro sebanyak 16 orang akan tetapi berdasarkn keterangan pelaku, untuk para korban yang belum diberangkatkan sebanyak 54 orang, sehingga total yang di gelapkan sementara sekitar Rp. 1.350.000.000.

Saat ini barang bukti yaitu bukti transfer ke rek pelaku, brosur, formulir jamaah pemberangkatan umroh dari PT Ellfintha bersama dengan pelaku telah diamankan Sat Reskrim Polres Metro guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Disamping itu juga, Sat Reskrim Polres Metro dengan berkoordinasi dengan instansi terkait langsung memblokir dan cek rekening lain yang digunakan pelaku untuk mengetahui aliran dana dari hasil tindak pidana tersebut serta cek aset milik PT tersebut.

(“)