Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu – Sosialisasi PP NO. 6 TAHUN 2021

0
21

Bandar Lampung, fajar-news.com – Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Tahun 2021 secara virtual di Ruang Video Conference Diskominfotik Provinsi Lampung. Kamis, (18/3/2021).

Hadir dalam rapat tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Karo Perekonomian, Plt. Kadis Penanaman Modal & PTSP, dan Plt. Kadis Kominfo & Statistik.

Rapat tersebut membahas mengenai sosialisasi dan tindak lanjut PP No. 6 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah yang dipaparkan oleh Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si. yang merupakan Sekretaris Jenderal Kemendagri.

Pelaku Usaha melakukan pendaftaran untuk kegiatan berusaha dengan menginput data melalui sistem Online Single Submission atau OSS. Jika data yang dimasukan sudah lengkap, maka OSS akan menerbitkan NIB.

Dijelaskan di dalam Pasal 1 ayat 17, bahwa NIB adalah bukti registrasi/pendaftaran Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan usaha dan sebagai identitas bagi Pelaku Usaha dalam pelaksanaan kegiatan usahanya.

Pelaku Usaha, menurut PP ini, dapat dibagi menjadi dua, yaitu usaha industri dan usaha jasa.

Dalam PP ini disebutkan, usaha yang dilakukan tersebut melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, operasional, dan komersial.

OSS merupakan sistem Layanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (PBTSE). Kehadirannya untuk melayani perizinan berusaha yang diajukan oleh masyarakat dan berlaku di semua K/L/PD di seluruh Indonesia, yang dilakukan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Selain melalui PTSP, masyarakat juga dapat mengakses Sistem OSS secara daring di manapun dan kapan pun.

Sistem OSS dibangun dengan tujuan untuk mempercepat peningkatan penanaman modal dan berusaha, dengan cara menerapkan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. Tak hanya perusahaan besar, OSS juga bisa digunakan oleh seluruh jenis usaha baik usaha industri maupuan jasa, termasuk para pelaku startup dan UMKM.(Str)