Rapat Koordinasi Penerapan Replikasi Inovasi Daerrah

0
142
foto; Diskominfo Lambar

Lambar, fajar-news.com– Kementerian Dalam Negeri melalui pusat Litbang Inovasi Daerah BPP Kemendagri telah menunjuk Kabupaten Lampung Barat dan Kabuaten Jeneponto sebagai pilot projek penerapan Replikasi Inovasi daerah tahun 2018.

Kegiatan tersebut dilaksanan untuk mendorong Pemerintah Daerah melakukan inovasi secara berkesinambungan, dalam rangka memajukan daerah dan meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah).

Layanan Puja Indah yang akan direplikasikan di Kabuayen lampung Barat meliputi 7 layanan diantaranya, Perizinan, Adminduk, Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, operasi Perindustrian dan Perdagangan, serta Sekretariat DPRD.

Konsultan meminta masukan dari seluruh peserta terkait dengan aplikasi sudah disiapkan dan disesuaikan dengan kondisi Kabupaten Lampung Barat.

Masukan yang disampaikan oleh peserta akan menjadi bahan perbaikan sebelum replikasi Inovasi Daerah diterapkan di Kabupaten Lampung Barat.

Setelh aplikasi disesuaikan dengan kebutuhan Kabupaten Lampung Barat diharapkan admin yang ditunjuk pada masing-masing OPD untuk menginput data yang dibutuhkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Narasumber A. Jani RY, SH.,MH Selaku Kabid Kelembagaan dan Ketatalaksanaan Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri, dan Adi Suhendra, M.Sosio., selaku Peneliti pada Pusat Litbang Inovasi Daerah.

Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Litbang Kabupaten Lampung Barat, Drs. Tono Suparman di Meeting Room Losmen Ono Kecamatan Balik Bukit, Lambar. Selasa (16/10/2018) yang diikuti 10 OPD diantaranya, Dinas Kesehatan, Pendidikan, Kominfo, Sekretariat DPRD, RS Alimudin Umar, Disdukcapil, Koperindag, Pendidikan, Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Naker serta Balitbang, Selaku Koordinator pelaksanaan Onovasi Daerah.

Sumber : Kominfo Lambar