Tiga tersangka Bobol Counter di Bekuk Polisi

0
21

Tanggamus, fajar-news.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Wonosobo dan Polres Tanggamus menangkap sekaligus 3 tersangka pembobolan counter handphone milik Supriyadi (43) warga Pekon Sridadi Kecamatan Wonosobo Kabupate Tanggamus.

Ketiga tersangka merupakan warga Kecamatan Wonosobo, dua orang merupakan tetangga korban berinisial RS (27) dan KR (48) alamat Pekon Sridadi serta TU (36) alamat Pekon Kalirejo.

Dari penangkapan itu turut diamankan barang bukti 22 handphone android berbagai jenis dari rumah para tersangka, saat penyisiran petugas menangkap ketiganya.

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus AKP Amin Rusbahadi, S.Sos. MM mengatakan, ketiga tersangka ditangkap selang waktu 12 jam usai pihaknya menerima laporan korban pukul 17.00 Wib Rabu (25/3/20).

“Ketiga pelaku pencurian berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing pada pukul 21.00 Wib,” kata AKP Amin Rusbahadi, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, pada saat reka ulang Minggu (29/3/20).

Lebih lanjut Amin menjelaskan, dalam penyelidikan, pihaknya juga di bantu unit identifikasi Satreskrim Polres Tanggamus (Inafis) di tempat kajadian perkara (TKP) pembobolan counter Ade Cell yang berlokasi di Jalinbar Pekon Sridadi Kecamatan Wonosobo, ungkapnya.

“Tim Inafis Polres Tanggamus di dalam pengungkapan tersebut,” ujarnya.

Kronologis kejadian pencurian dilakukan para pelaku pada Rabu tanggal 25 Maret 2020 diketahui sekitar pukul 03.00 Wib di Counter Ade Cell yang beralamatkan di Pekon Sridadi Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.

Dimana ke tiga pelaku melakukan pencurian, masuk kedalam counter dengan cara memanjat melalui atap counter dan menjebol bagian plafon untuk dapat masuk kedalam counter dan mengambil pulunan handphone berbagai jenis, atas pencurian tersebut korban mengalami kerugian puluhan handphone baru berbagai jenis senilai Rp. 50 juta rupiah, jelasnya.

Otak pelaku pencurian dan perencanaan dilakukan oleh RS serta mengajak kedua pelaku lainnya menggunakaan motor ke TKP guna melakukan pembobolan counter tersebut.

“Peran para pelaku, RS masuk ke dalam counter lalu kedua rekannya mengawasi situasi sekitar dan menunggu di sepeda motor,” ujarnya.

“Pembagian hasil pencurian RS dan KR mendapatkan 12 unit handphone sementara TU mendapat 4 unit, semua masih mengumpulkan dan pencarian barang bukti lsinnya,” ujarnya.

Seorang pelaku RS dilakukan tindakan tegas terukur pada bagian kakinya, pasalnya saat pengembangan dua pelaku lain melakukan perlawanan serts membahayakan petugas.

“Terhadap RS dilakukan tindakan tegas terukur pada bagian kakinya,
sebab dia tidak kooperatif dan melakukan perlawanan saat pengembangan,” imbuhnya.

Saat ini ketiga pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Wonosobo guna proses penyidikan lebih lanjut. “Terhadap ketiganya dipersangkakan pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Fzr)