Wakili Lampung Selatan, Desa Karya Tunggal Dinilai Tim Provinsi Lomba P3KSS Dan GSI-PSI

0
165

Lamsel – Tim penilai lomba desa dari Provinsi Lampung melakukan penilaian terhadap Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, Rabu (21/8/2019).

Desa Karya Karya Tunggal terpilih mewakili Lampung Selatan pada lomba Program Terpadu Peningkatan Peran Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS) dan Gerakan Sayang Ibu serta Pondok Sayang Ibu (GSI/PSI) Tingkat Provinsi Lampung tahun 2019.

Tiba di Desa Karya Tunggal, tim penilai provinsi, yang dipimpin Dra. Bayana, MM beserta rombongan disambut langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Hj. Winarni.

Turut hadir juga, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Ir. Fredy SM, SM Ketua Dharma Wanita Persatuan Siti Fatimah Fredy, serta para pejabat struktural dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Nanang Ermanto menyampaikan, Desa Karya Karya Tunggal semula masih termasuk desa rawan ekonomi dengan tingkat pendidikan yang masih belum memadai.

Namun katanya, berkat keterpaduan dalam pembinaan di Desa Karya Tunggal dari semua pihak terkait, baik dinas instansi, Tim Penggerak PKK, maupun pihak swasta yang peduli akan kemajuan desa, saat ini secara bertahap masalah tersebut bisa diatasi.

“Syukur alhamdulillah, saat ini Desa Karya Tunggal sudah lebih baik, nanti tim penilai dapat secara langsung melihat situasi dan kondisi yang ada di lapangan,” ujar Nanang.

Namun demikian, Nanang berharap, pembinaan yang dilakukan bukan hanya sebatas seremoni, yang hanya untuk mengejar juara ketika ada perlombaan saja.

Tetapi dengan adanya kegiatan P3KSS dan GSI/PSI tersebut, dirinya berharap akan memberikan dampak perubahan kearah yang lebih baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya di Desa Karya Tunggal.

“Semoga apa yang diharapkan masyarakat Desa Karya Tunggal mendapat ridho dan keberkahan dari Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua tim penilai provinsi, Bayana mengatakan, tujuan dari penilaian itu adalah untuk melihat sejauh mana upaya pembinaan yang dilakukan oleh Pemkab Lampung Selatan, dalam mempersiapkan masyarakat, terlebih membina ibu-ibu untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana pemerintah daerah mendidik masyarakat, terutama kaum ibu untuk memperbaiki kesejahteraan keluarganya. Lalu bagaimana merubah pola pikir agar tidak membedakan antara anak laki-laki dan perempuan sehingga dimasa depan mereka dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” ungkap mantan Camat Natar ini.

Adapun, materi penilaian dalam lomba P3KSS meliputi tiga bidang yakni administrasi, kemampuan kader dan inovasi desa.

“Lomba P3KSS dan GSI/PSI bukan hanya sekedar seremoni saja, ini adalah wujud dari keberhasilan pemerintah daerah dalam membina masyarakatnya,” tandasnya. (kmf)